Sabtu, 30 Agustus 2025

Pemilihan Presiden Amerika Serikat

Hampir Pasti Jadi Presiden AS, Joe Biden Ternyata Pernah Ingin Bunuh Diri karena Kecelakaan Tragis

Joe Biden, telah memecahkan rekor Barack Obama untuk suara terbanyak dari semua kandidat presiden AS dalam sejarah. 

JIM WATSON / AFP
Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden dan Senator AS dan kandidat Wakil Presiden, Kamala Harris di Wilmington, Delaware, pada 5 November 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Pemilihan umum Amerika Serikat (AS) terus menjadi bahan perbincangan global.

Masing-masing kandidat presiden mengklaim dirinya merupakan pemenang dan akan jadi presiden AS berikutnya.

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Kamis (5/11), calon presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, telah memecahkan rekor Barack Obama untuk suara terbanyak dari semua kandidat presiden AS dalam sejarah. 

Bahkan, diperkirakaan perolehan suara Joe Biden akan meningkat karena ada negara bagian yang belum selesai menghitung suara. 

Partai Demokrat saat ini memiliki sekitar 71,2 juta suara. Mantan Wakil Presiden AS tersebut memiliki 50,3 persen dari semua suara yang dihitung sejauh ini, dibandingkan dengan 48,1 persen dari Presiden petahana Donald Trump

Angka tersebut melampaui rekor Barack Obama pada pilpres 2008 yang mengumpulkan 69,4 juta suara untuk menang.

Setidaknya 65 persen warga Amerika yang memenuhi syarat telah memberikan suara pada pilpres tahun ini.  Lantas seperti apa jejak karier dan kehidupan Joe Biden?

Baca juga: Beberapa Stasiun TV di AS Boikot Siaran Langsung Pidato Trump Karena Berisi Hoax

Siapa Joe Biden

Dirangkum dari Biography.com, Joe Biden pernah terpilih sebagai wakil presiden AS ke-47 bersama Presiden Barack Obama pada 2008 dan terpilih kembali pada 2012. 

Pada 2017, di akhir masa pemerintahannya, Obama menghadiahkan Biden Presidential Medal of Freedom.

Dua tahun kemudian Biden meluncurkan kampanyenya untuk mencalonkan diri sebagai presiden AS dan merupakan calon presiden dari Partai Demokrat tahun 2020.

Joe Biden sempat bekerja sebagai pengacara sebelum beralih ke politik. Dia menjadi senator AS termuda kelima dalam sejarah serta senator terlama di Delaware, salah satu negara bagian di AS. 

Jauh sebelum mencapai salah satu jabatan politik tertinggi di negara itu, Biden lahir pada tanggal 20 November 1942.

Dia dibesarkan di Scranton, di Timur Laut Pennsylvania.  Ayahnya, Joseph Biden Sr., bekerja sebagai pembersih tungku dan penjual mobil bekas. Sementara, ibunya bernama Catherine Eugenia "Jean" Finnegan.

Biden bersekolah di Sekolah Dasar St. Paul di Scranton.

Pada 1955, ketika dia berusia 13 tahun, keluarganya pindah ke Mayfield, Delaware sebuah wilayah dengan komunitas kelas menengah yang berkembang pesat, terutama karena ada perusahaan kimia DuPont di dekatnya.

Kemudian, Biden berkuliah di Universitas Delaware untuk belajar sejarah, ilmu politik dan bermain sepak bola.

Saat itu, Joe Biden mulai mengembangkan minat dalam politik, sebagian terinspirasi oleh pelantikan John F. Kennedy pada 1961.

Pada 1965, Joe Biden melanjutkan studinya di Syracuse University Law School setelah lulus dari Delaware.

Alasan Biden memilih universitas tersebut lantaran jatuh cinta dengan salah seorang mahasiswinya, Neilia Hunter yang menjadi istri pertama Joe Biden

Setelah lulus dari sekolah hukum pada tahun 1968, Biden pindah ke Wilmington, Delaware, untuk mulai berpraktik di sebuah firma hukum. 

Ia juga menjadi anggota aktif Partai Demokrat dan terpilih menjadi anggota Dewan New Castle County pada 1970.

Saat menjabat sebagai anggota dewan, pada tahun 1971, Biden memulai firma hukumnya sendiri.

Pada tahun 1972, Partai Demokrat Delaware mendorong Biden yang berusia 29 tahun untuk mencalonkan diri melawan petahana Republik populer J. Caleb Boggs untuk Senat Amerika Serikat. 

Meskipun sedikit yang mengira dia memiliki kesempatan, Biden menjalankan kampanye tanpa lelah yang sebagian besar dibantu oleh anggota keluarganya. 

Kakak perempuannya, Valerie Biden Owens, menjabat sebagai manajer kampanyenya, dan kedua orang tuanya berkampanye setiap hari.

November 1972, Biden berhasil terpilih menjadi senator AS termuda kelima yang terpilih dalam sejarah negara.

Pernikahan pertama dan kecelakaan tragis 

Pada 1966, Biden dan Hunter menikah. Mereka memiliki 3 orang anak dari pernikahan tersebut yakni Joseph Biden III (lahir tahun 1969), Hunter Biden (lahir tahun 1970) dan Naomi Biden (lahir tahun 1971).

Namun, seminggu sebelum Natal tahun 1972, istri dan tiga anak Biden terlibat dalam kecelakaan mobil yang mengerikan saat berbelanja untuk membeli pohon Natal.

Kecelakaan itu menewaskan istri dan putrinya dan melukai kedua putranya, Beau dan Hunter. Biden sempat depresi bahkan mencoba bunuh diri. 

Namun demikian, atas dorongan keluarganya, Biden memutuskan untuk menghormati komitmennya mewakili masyarakat Delaware di Senat. 

Dia melewatkan upacara pelantikan senator baru di Washington dan sebagai gantinya mengambil sumpah jabatan dari kamar rumah sakit putranya.

Selanjutnya, pada 1977 Joe Biden menikah dengan Jill Biden. Pada 1981 lahirlah putri mereka Ashley. 

Putra Donald Trump ditangkap

Eric Trump putra Presiden AS Donald Trump ditangkap pada Rabu (4/11/2020) waktu Amerika karena men-tweet video viral palsu.

Dia mengklaim seseorang membakar lusinan surat suara untuk mendukung ayahnya, Presiden Donald Trump .

Putra presiden karena pemilihan 2020 masih belum diputuskan me-retweet video yang konon menunjukkan seorang pria membakar 80 surat suara untuk Trump di Virginia Beach, Virginia.

Kota Pantai Virginia, membantah postingan Eric Trump, seperti dilansir HuffPost, Kamis (5/11/2020).

"Itu adalah contoh surat suara," kota itu menanggapi Trump di Twitter.

Baca juga: 8 Fakta Pilpres AS Mirip Pilpres Indonesia, Pendukung yang Kalah Ngamuk hingga Tudingan Curang

Dalam pernyataan di situsnya, pejabat kota mengatakan:

"Seorang warga yang prihatin membagikan video kepada kami yang seolah-olah menunjukkan seseorang membakar surat suara."

"Itu bukan surat suara resmi, itu surat suara sampel. "

Para pejabat mencatat tidak adanya tanda kode batang yang ada di semua surat suara resmi dalam video tersebut .

“Surat suara dalam video itu adalah surat suara sampel dan penyelidik kebakaran sedang menyelidiki pembakaran ilegal tersebut,” tambah mereka.

Akun yang awalnya memposting klip tersebut sekarang telah ditangguhkan.

Eric Trump, yang pada Rabu malam secara keliru mengklaim ayahnya telah memenangkan di Pennsylvania, belum menghapus tweetnya sendiri.

Sosok Eric Trump

Eric atau yang biasa disapa Donald John Trump Jr lahir di New York City, New York, AS, pada 31 Desember 1977.

Donald Trump Jr merupakan anak dari pasangan Donald Trump dan Ivana.

Dia memiliki dua adik kandung, yaitu Ivanka dan Eric.

Selain itu, Trump Jr juga memiliki dua saudara lain, yakni Tiffani dari pernikahan Trump dengan Marla Maples, dan Barron dari pernikahan dengan Melania Trump.

Semasa kecil, Trump Jr cukup dekat dengan kakek dari pihak ibu.

Ia menghabiskan musim panas bersamanya di Cekoslowakia.

Di sana, Trump belajar berburu dan memancing dari sang kakek.

Di masa kecilnya, ia sering diganggu oleh media, yang menanyainya tentang perceraian orang tuanya pada tahun 1992.

Oleh karena itu, ibunya mengirimnya ke sekolah asrama bernama 'The Hill School' di Pottstown, Pennsylvania.

Foto: (kiri ke kanan) Eric Trump, Donald Trump, Ivanka Trump, dan Donald Trump Junior. (People)
Foto: (kiri ke kanan) Eric Trump, Donald Trump, Ivanka Trump, dan Donald Trump Junior. (People) (People)

Dia akan mengunjungi ayahnya selama musim panas dan membantunya di 'Trump Castle.'

Trump lulus dari 'Wharton School' di 'University of Pennsylvania' dengan gelar sarjana ekonomi pada tahun 2000.

Pada tahun 2000, dia pindah ke Aspen, Colorado, dan menghabiskan satu tahun berkemah, memancing, bermain ski, dan bartending.

Dia bahkan tinggal di truk selama beberapa waktu, sebelum kembali ke New York. 

Sebagian berita tayang di Kontan: Joe Biden: Karier politik, pernikahan pertama, dan kecelakaan tragis

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan