Breaking News:

Virus Corona

Presiden Brasil Bolsonaro Tidak Mau Divaksin Covid-19 

Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan tidak ingin divaksin virus corona (Covid-19), dia juga tidak mengharuskan warga Brasil untuk divaksin.

AFP via BBC
Presiden Brasil Jair Bolsonaro terlihat batuk ketika menghadiri demonstrasi menentang lockdown Covid-19 di Brasilia, 19 April 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, BRASILIA – Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan tidak ingin divaksin virus corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Bolsonaro Kamis (26/11/2020) waktu setempat, seperti dilansir Reuters, Jumat (27/11/2020).

Dalam pernyataan yang disiarkan langsung melalui beberapa platform media sosial, pemimpin sayap kanan itu menambahkan, Kongres juga tidak  mengharuskan warga Brasil untuk divaksin.

Baca juga: Pfizer Tawarkan Jutaan Dosis Vaksin Covid-19 kepada Pemerintah Brasil

Brasil memiliki jumlah kematian akibat virus corona tertinggi kedua di dunia.

Sebelumnya pun Bolsonaro telah mengalami sengat virus corona sehingga harus dirawat.

"Saya katakan, saya tidak akan menerimanya. Itu hak saya," ujar Bolsonaro.

Sebelum ini Bolsonaro juga menyatakan skeptis atas efektivitas pemakaian masker dalam membendung penularan virus.

Presiden juga telah berulang kali mengatakan warga Brasil tidak akan diharuskan untuk divaksinasi ketika vaksin virus corona  tersedia secara luas.

Baca juga: Kemlu: WNI Terkonfirmasi Covid-19 Di Luar Negeri Tembus 2000 Orang

Pada bulan Oktober, ia bercanda di Twitter bahwa vaksinasi hanya diperlukan untuk anjingnya.

Berdasarkan data yang dirilis Wolrdometers, Jumat (27/11/2020) pukul 10.58 WIB, Brasil memiliki jumlah kasus Covid-19 tertinggi ketiga di dunia, yakni 6.204.570 kasus.

Sementara kasus kematian berjumlah 171.497 orang dan 5.528.599 pasien sembuh dari Covid-19. (Reuters)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved