Breaking News:

Ribuan Orang Unjuk Rasa di Luar Kediaman Netanyahu, Tuntut PM Israel itu Mengundurkan Diri

Banyak dari mereka yang memegang spanduk ungkapan protes yang berisi tulisan 'mendesak Netanyahu untuk hengkang dari jabatannya'.

Via Kompas TV
Ribuan demonstran yang turun ke jalan membawa bendera Israel dan simbol-simbol yang menuntut pengunduran diri Benyamin Netanyahu pada Sabtu malam (26/09) (Sumber: AP Archive) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, YERUSALEM - Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di luar kediaman Perdana Menteri (PM) Netanyahu di Yerusalem, tepatnya di Jalan Balfour pada hari Sabtu kemarin waktu setempat.

Mereka menuntut Netanyahu untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut laporan dari The Times of Israel, ratusan orang berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung mulai dari pintu masuk utama Yerusalem ke Paris Square, lokasi utama demonstrasi.

Banyak dari mereka yang memegang spanduk ungkapan protes yang berisi tulisan 'mendesak Netanyahu untuk hengkang dari jabatannya'.

Spanduk lainnya juga menyatakan bahwa para pengunjuk rasa ini tidak akan berhenti melakukan protes sampai Netanyahu ke luar dari kehidupan mereka.

Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (27/12/2020), puluhan orang dilaporkan mengalami bentrok dengan aparat kepolisian yang berjaga di luar kediaman Netanyahu.

Baca juga: Erdogan: Turki Ingin Punya Hubungan yang Lebih Baik dengan Israel

Perlu diketahui, para pengunjuk rasa ini tiba beberapa jam sebelum waktu unjuk rasa yang biasanya dilakukan di negara itu.

Hal ini mengejutkan polisi yang berjaga, karena ini memungkinkan pengunjuk rasa untuk maju lebih dekat ke pintu masuk kediaman, sebelum akhirnya memblokir jalan.

Beberapa pengunjuk rasa dikabarkan membawa obor dan menyalakan api unggun di dekat gerbang.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved