Breaking News:

Jack Ma Hilang

Narasumber dari Alibaba: Jack Ma Hanya Menghindari Tampil di Publik dan Tak Hilang atau Ditahan

Narasumber dari dalam perusahaan Alibaba mengklaim, miliader China Jack Ma tidak menghilang dan hanya menhindari tampil di publik.

Philippe LOPEZ / AFP
Jack Ma, CEO raksasa e-commerce China Alibaba, memberi isyarat saat dia berbicara selama kunjungannya di pameran rintisan dan inovasi Vivatech, di Paris pada 16 Mei 2019. 

TRIBUNNEWS.COM - Narasumber dari dalam perusahaan Alibaba buka suara terkait spekulasi keberadaan miliader China Jack Ma.

Mengutip Daily Mail, narasumber di dalam perusahaan memberi tahu Fox Business bahwa Jack Ma saat ini menghindari tampil di publik tetapi 'tidak hilang atau ditahan'.

Salah satu taipan paling sukses dan blak-blakan di China, Jack Ma mengkritik regulator keuangan negara itu dan bank-bank milik negara dalam pidatonya di Shanghai pada Oktober 2020.

Dia menyerukan reformasi sistem yang 'menahan inovasi bisnis' dan menyamakan peraturan perbankan global dengan 'klub orang tua'.

Baca juga: Masa Lalu Jack Ma, Hobi Koleksi Jangkrik saat Kecil, Pernah Ditolak KFC, hingga Jadi Orang Terkaya

Baca juga: Jack Ma Disebut Tidak Hilang, CNBC Ungkap Pendiri Alibaba Ini Mungkin Berada di Huangzhou

Jack Ma, CEO raksasa e-commerce China Alibaba, memberi isyarat saat dia berbicara selama kunjungannya di pameran rintisan dan inovasi Vivatech, di Paris pada 16 Mei 2019.
Jack Ma, CEO raksasa e-commerce China Alibaba, memberi isyarat saat dia berbicara selama kunjungannya di pameran rintisan dan inovasi Vivatech, di Paris pada 16 Mei 2019. (Philippe LOPEZ / AFP)

"Sistem keuangan hari ini adalah warisan dari Era Industri," kata Jack Ma pada 24 Oktober 2020 di Shanghai, Yahoo Finance melaporkan.

"Kita harus menyiapkan (sistem) yang baru untuk generasi berikutnya dan orang muda. Kita harus mereformasi sistem saat ini," tutur Jack Ma saat itu.

Pidato tersebut membuat marah pemerintah China, yang memandang kritik Jack Ma sebagai serangan terhadap otoritas Partai Komunis dan menyebabkan tindakan keras yang luar biasa terhadap kegiatan bisnis Jack Ma.

Baca juga: Pernah Dibanggakan Jack Ma, Pola Kerja 996 Justru Memakan Korban

Tawaran Bisnis Ditangguhkan

Wall Street Journal melaporkan, pada November 2020, para pejabat di Beijing menangguhkan penawaran umum perdana senilai 37 miliar dolar Amerika dari Ant Group milik Jack Ma atas perintah langsung Presiden Xi Jinping.

Menurut Bloomberg, mereka kemudian menyarankan Jack Ma untuk tetap di China sebelum meluncurkan penyelidikan anti-monopoli ke dalam Alibaba Group Holding Ma pada Malam Natal.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved