Jack Ma Hilang

Jack Ma Menghilang, Pemerintah China Dikabarkan Akan Mengambilalih Asetnya

Pemerintah China diduga akan mengambil alih perusahaan milik Jack Ma, konglomerat besar yang hingga kini keberadaannya

Editor: Hendra Gunawan
Philippe LOPEZ / AFP
Jack Ma, CEO raksasa e-commerce China Alibaba, memberi isyarat saat dia berbicara selama kunjungannya di pameran rintisan dan inovasi Vivatech, di Paris pada 16 Mei 2019. 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING -- Pemerintah China diduga akan mengambil alih perusahaan milik Jack Ma, konglomerat besar yang hingga kini keberadaannya belum diketahui publik.

Perusahaan tersebut adalah Alibaba dan Ant Group.

Melansir IB Times, Jumat (8/1/2021) Partai Komunis yang berkuasa di China sebelumnya telah melangkah lebih jauh dengan melakukan penyelidikan anti-monopoli ke raksasa e-commerce Alibaba dan Ant Group.

"Berdasarkan informasi yang diterima oleh Administrasi Negara untuk regulasi Pasar dalam beberapa hari terakir, pemerintah akan menyelidiki Alibaba, karena dugaan monopoli," demikian pernyataan pemerintah China.

Selain Alibaba, penyelidikan juga dilakukan terhadap raksasa media sosial Tencent dan perusahaan e-commerce Meituan.

Menurut Song Qing, orang dalam di industri keuangan internet, penyelidikan anti-monopoli menunjukkan bahwa mereka kemungkinan akan mengambil alih Ant Group dan Alibaba.

"Nanti pasti ada hasilnya, sekarang mereka sedang melakukan penyelidikan... [tindakan] itu mungkin datang dari level tertinggi [partai]," ujar Song Qing kepada Radio Free Asia.

Baca juga: Luhut Sambut Menlu China di Toba Hari Ini, Besok Bertemu Menlu dan Presiden Jokowi

Beberapa hari lalu, media corong Partai Komunis China, People's Daily mengatakan bahwa penyelidikan anti-monopoli pemerintah akan mengarah pada perkembangan yang lebih baik.

Artikel tersebut mengatakan bahwa Partai Politbiro beranggapan, upaya anti-monopoli harus diperkuat untuk mencegah ekspansi modal yang tidak tertib.

Song Qing, sepakat dengan pandangan itu.

Baca juga: China Catat Lonjakan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Lima Bulan Terakhir

"Beberapa pekan lalu, mereka telah merencanakan untuk mengambil alih Ant Group dan Alibaba; waktunya jelas disengaja... Semua rencana datang dari pimpinan pusat," ujar Qing dikutip dari IB Times.

Dia juga menambahkan bahwa pemerintah China sengaja memberikan 'pelajaran' untuk Alibaba.

"Pengambil alihan ini pasti terjadi, dan [penyelidikan anti-monopoli] mungkin akan mempercepat proses itu... Hal itu juga, menurut saya, sengaja untuk memberikan pelajaran [bagi Ant dan Alibaba]," pungkas Qing.

China Dikabarkan Meminta Data Konsumen Ant Group

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved