Jack Ma Hilang

BREAKING NEWS: Jack Ma Akhirnya Muncul di Hadapan Publik Setelah Dikabarkan Hilang

Miliarder Jack Ma akhirnya muncul di hadapan publik setelah berbulan-bulan dikabarkan menghilang.

Editor: Hasanudin Aco
Philippe LOPEZ / AFP
Jack Ma 

TRIBUNNEWS.COM, CHINA - Miliarder Jack Ma akhirnya muncul di hadapan publik setelah berbulan-bulan dikabarkan menghilang.

Pendiri Alibaba dan Ant Group itu hadir dalam acara tahunan yang ia selenggarakan untuk mengenali tenaga kependidikan di pedesaan pada Rabu (20/01/2021).

Melansir Bloomberg, pengusaha terkenal di Tiongkok itu berbicara kepada para guru melalui siaran langsung tentang bagaimana dia akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk kegiatan filantropis.

“Belakangan ini, saya dan rekan kerja saya belajar dan berpikir. Kami membuat resolusi yang lebih tegas untuk mengabdikan diri pada filantropi pendidikan,” ujar Ma dalam sesi yang berlangsung.

“Bekerja keras untuk revitalisasi pedesaan dan kemakmuran bersama adalah tanggung jawab generasi pengusaha kita,” lanjutnya.

Baca juga: Keberadaan Jack Ma Misterius, Pemerintah China Disebut-Sebut Ambil Alih Alibaba dan Ant Group

Qingqing Chen, reporter kepala Global Times News, mencuit video Jack Ma sedang memberikan ceramah kepada guru pedesaan dalam acaranya.

“Ma, yang dulunya adalah seorang guru bahasa Inggris dan pendiri #Alibaba, juga memberikan harapan kepada guru desa melalui video pada hari Rabu, mengatakan biasanya kegiatan tersebut diadakan di Sanya, Hainan selatan tetapi tahun ini, karena #Covid19 dilakukan melalui konferensi video.” cuit lengkap Chen.

Pihak Ant mengonfirmasi keaslian video tersebut melalui email yang ditujukan kepada Bloomberg.

Meskipun belum diketahui keberadaannya, kemunculan Ma di forum publik dapat meredam desas-desus tentang nasibnya selama ini.

Ma hilang dari hadapan publik sejak awal November ketika regulator Tiongkok menggagalkan initial public offering (IPO) Ant Group senilai US$ 35 miliar.

Membuat pihak Tiongkok memperketat regulasi fintech, memerintahkan perombakan Ant dan meluncurkan penyelidikan anti-monopoli terhadap Alibaba yang dilakukan dalam rentang beberapa hari saja.

Kemunculan kembali Ma dapat membantu memadamkan rumor yang terus-menerus tentang nasibnya.

Sementara itu regulator China masih terus melakukan penyelidikan terhadap raksasa keuangan online Ant Group Co. dan Alibaba Group Holding Ltd terkait persaingan usaha.  

Ma tidak terlihat publik sejak awal November tahun lalu, ketika regulator China menggagalkan IPO Ant senilai US$ 35 miliar.

Regulator memperketat regulasi fintech, lalu memerintahkan perombakan Ant dan meluncurkan penyelidikan antitrust terpisah ke Alibaba. Semua itu dilakukan China hanya dalam beberapa hari.

Serangan terhadap kerajaan korporasi Ma yang bernilai triliunan dolar merangkum kampanye yang lebih luas untuk mengendalikan generasi raksasa teknologi China yang sekarang dipandang Beijing sebagai pemegang kendali yang terlalu besar atas ekonomi nomor dua dunia itu. 

Aksi terburu-buru regulator China itu menunjukkan bagaimana Beijing telah kehilangan kesabaran dengan kekuatan besar dari para penguasa teknologi, yang sekarang dianggap sebagai ancaman bagi stabilitas politik dan keuangan China.

Sumber: Kompas TV/Kontan.co.id

Sumber: Kontan
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved