Breaking News:

Presiden Baru Amerika

Ucapkan Sumpah Jabatan, Kamala Harris Jadi Wakil Presiden Perempuan Pertama AS

Kamala Harris telah dilantik sebagai wakil presiden perempuan pertama di Amerika Serikat (AS), pada Rabu

USA Today Youtube
Kamala Harris Sumringah saat Pidato Pertama sebagai Wapres Terpilih: Hari Baru Bagi Amerika 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON –- Kamala Harris telah dilantik sebagai wakil presiden perempuan pertama di Amerika Serikat (AS), pada Rabu (20/1/2021) siang waktu setempat.

Mantan senator AS dari California ini juga merupakan orang Kulit Hitam pertama dan orang pertama keturunan Asia Selatan yang terpilih menjadi wakil presiden dan menjadi wanita berpangkat tertinggi yang pernah menjabat dalam pemerintahan.

Baca juga: Fakta - Fakta Menarik Jelang Persiapan Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris

Dia dilantik pada Rabu (20/1/2021) oleh Hakim Mahkamah Agung Sonia Sotomayor, orang Amerika Latin pertama yang bertugas di Mahkamah Agung.

Wakil Presiden Mike Pence, yang hadir untuk mewakili Presiden Donald Trump, sedang duduk di dekat Harris, saat Lady Gaga menyanyikan lagu kebangsaan AS didampingi oleh band Korps Marinir AS.

Baca juga: Warga Kampung Kakek Kamala Harris Berdoa dan Bersukacita Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres AS

Sebelumnya diberitakan Wakil Presiden Mike Pence telah tiba di pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat Joe Biden, Rabu (20/1/2021) waktu setempat.

Pence dan istrinya, Karen Pence, diumumkan pada perayaan perdana di Capitol AS sekitar satu jam menjelang upacara pengambilan sumpah Biden. Demikian dilaporkan AP.

Pence mewakili pemerintahan Trump yang hadir pada pengukuhan Biden. Presiden Donald Trump melewatkan perayaan itu, berangkat dari Washington sebelumnya pada hari terakhir untuk terakhir kalinya sebagai presiden.

Baca juga: Jelang Pelantikan Sebagai Wapes, Kamala Harris Akan Mundur dari Kursi Senat Hari Ini

Di atas Air Force One untuk terakhir kalinya, Trump mendarat di West Palm Beach, Florida, tepat sebelum kedatangan Pence di tempat acara pelantikan Biden.

Selama sambutan sebelum kepergiannya, Trump mengisyaratkan akan kembali meskipun ada mewarisi kekacauan, keributan dan perpecahan pahit di negara yang dipimpinnya selama empat tahun itu.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved