Bocah Berusia 7 Tahun di Malaysia Tewas Dibunuh Orangtuanya, Ditemukan Memar dan Luka
ditemukan bekas luka sepanjang tiga sentimeter di belakang kepala Amir, diduga luka baru yang diterima korban dari orang tuanya
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Syamsul Azman
TRIBUNNEW.COM, MALAYSIA - Bocah berusia 7 tahun, Zubaidi Amir Qusyairi tewas karena dianiaya orangtuanya.
Ini diketahui dari hasil pemeriksaan oleh pihak berwajib, terdapat beberapa bekas luka dan memar.
Melansir dari Harian Metro, Minggu (31/1/2021) malam, ada banyak memar dan luka lama serta luka baru di tubuh Amir.
Selain itu, ditemukan bekas luka sepanjang tiga sentimeter di belakang kepala Amir, diduga luka baru yang diterima korban dari orang tuanya.
Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Negeri, Asisten Komisioner Mohd Sukri Kaman, memberikan penjelasan.
Sebutnya pihaknya belum bisa menjelaskan penyebab kematian, apakah korban meninggal karena dianiaya atau karena lemas di kamar mandi, seperti yang disebutkan orang tuanya sebelum ini.
Baca juga: KBRI Lapor ke Polisi Malaysia Minta Penyelidikan Kasus Pembakaran Bendera Merah Putih
Hasil laporan hasil otopsi juga belum bisa dipastikan penyebab kematian, karena ada beberapa spesimen yang perlu dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pengujian lebih lanjut.
"Masih terlalu dini untuk memastikan penyebab kematiannya, baru bisa dipastikan ada luka-luka terutama di bagian kepala dan beberapa anggota tubuh, terutama di punggung korban.
"Kami yakin luka itu karena dipukul dengan benda tumpul, tapi kami masih melakukan penyelidikan menyeluruh apakah cedera itu disebabkan oleh korban yang jatuh atau dipukul oleh orang lain," terangnya.
Dia mengatakan beberapa spesimen seperti paru-paru, jantung dan hati telah dikirim ke laboratorium untuk diuji, namun tidak bisa dipastikan kapan hasilnya akan didapat.
Dikatakannya, sebelumnya polisi Malaysia mendatangi rumah korban pada hari Jumat (29/1/2021).
Baca juga: Tawuran Geng Motor di Tambora Tewaskan Seorang Remaja, Polisi Buru Para Pelaku
Saat itu korban sudah dikeluarkan dari bak mandi, yang terletak pada bagian bawah rumah.
"Ketika polisi tiba, korban baru saja meninggal dunia, sekitar tiga jam, sekaligus menepis anggapan-anggapan warganet, bahwa Amir telah meninggal lebih dari tiga hari," tambahnya.
Mohd Sukri juga yakin jenazah korban akan diserahkan kepada waris yang sah pagi esok (hari ini) untuk urusan pengebumian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/zubaidi-amir-qusyairi-11111.jpg)