Breaking News:

Krisis Myanmar

Militer Myanmar Dilaporkan Mencoba Ambil Hati Warga Rohingya di Tengah Protes Anti-Kudeta

Rezim militer Myanmar nampaknya berencana mengambil hati warga Muslim Rohingya yang kabur karena disiksa mereka setelah muncul demo anti-kudeta.

Serambinews.com
Ratusan warga imigran gelap Rohingnya di Gampong Ujung Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin (7/9/2020). 

Otoritas Bangladesh menyerahkan daftar 840.000 Rohingya ke Myanmar untuk verifikasi kewarganegaraan, tetapi hanya 5% dari mereka atau 42.000 yang telah diverifikasi oleh Myanmar.

Bahkan hampir tidak ada yang bisa kembali karena masalah keamanan.

Di sisi lain Bangladesh telah memindahkan 5.300 pengungsi dari kamp padat di Cox's Bazar ke Bhasan Char.

Lokasi itu merupakan pulau terpencil di Teluk Benggala, dimana fasilitas modern telah dibangun.

Pengungsi Rohingya mungkin tidak menyesali Suu Kyi digulingkan, namun beberapa unggahan di media sosial menunjukkan bahwa mereka juga menentang kudeta militer dengan foto tiga jari.

Baca juga: Kesampingkan Perbedaan, Kelompok Etnis Myanmar Bersatu Lawan Kudeta Myanmar

Baca juga: Kudeta Myanmar: AS Jatuhkan Sanksi pada Junta, Facebook Awasi Konten yang Diunggah Militer

Seorang pengunjuk rasa mengacungkan salam tiga jari saat polisi memblokir jalan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon pada 6 Februari 2021.
Seorang pengunjuk rasa mengacungkan salam tiga jari saat polisi memblokir jalan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon pada 6 Februari 2021. (YE AUNG THU / AFP)

Protes Terus Bergulir di Myanmar

Gerakan anti kudeta masih terus berlanjut di Myanmar.

Demonstran bentrok dengan polisi dan melanggar larangan pertemuan massal.

Kantor HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari 350 orang telah ditangkap sejak kudeta militer pada awal Februari lalu.

Ratusan orang itu termasuk para pejabat, aktivis, hingga biksu.

Halaman
1234
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved