Breaking News:

Influencer Asal Nigeria Diduga Bantu Peretas Korea Utara Bobol Uang Rp 18 Triliun

Aksi peretasan terjadi lagi kali ini menimpa sebuah bank bernama Bank of Valletta di Malta yang dilakukan seorang hacker asal Korea Utara

CSO
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM - Aksi peretasan terjadi lagi kali ini menimpa sebuah bank bernama Bank of Valletta di Malta yang dilakukan seorang hacker asal Korea Utara.

Rupanya aksi itu juga melibatkan seorang influencer Nigeria bernama Ramon Olorunawa Abbas. Ramon disebut turut membantu hacker Korea Utara untuk melakukan pencucian uang atas hasil curian sebesar 1,3 miiliar dolar AS atau sekitar Rp 18,3 triliun berupa uang tunai dan mata uang kripto dari Bank Valletta.

Baca juga: Klarifikasi Kemlu RI Terkait Protes Demonstran Myanmar di Depan KBRI Yangon

Kasus yang tengah ditangani Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengatakan influencer itu dikenal juga bernama 'Hushpuppi', seperti laporan yang tertulis di laman New York Post, Selasa (23/2/2021).

Pria Nigeria itu menyembunyikan identitas sebagai sosok pendukung di media sosial. Dalam melancarkan aksinya, ia melakukan penipuan dunia maya yang disokong oleh tiga programmer.

Kepala Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman AS, John Demers mengatakan operator peretas asal Korut itu sudah lama menjalankan aksi pembobolan. Hacker itu memang sangat dikenal sebagai perampok bank terkemunka di dunia.

Hal itu disampaikan oleh John setelah membuka dakwaan terhadap tiga peretas Korut yakni Jon Chang Hyok, Kim Il, dan Park Jin H.

Trio peretas Korut mempunyai rekam jejak yang mumpuni dalam hal peretasan. Hacker itu diketahui terlibat dalam peretasan pada rumah produksi film Sony Pictures Entertainment pada 2014 dan percobaan pencurian senilai hampir 1 miliar dolar AS dari Bank Sentral Bangladesh pada 2016.

Setelah aksi tersebut, kelompok hacker ini mencari peruntungan dan lebih fokus pada aksi pencurian mata uang kripto (cryptocurrency).

Peretas Korut ini diduga telah menyebarkan sindikatnya untuk beralih ke berbagai jaringan, termasuk menggandeng influencer Nigeria, Abbas. Abbas memang terkenal dengan penampilan glamor dan selama ini kerap menampilkan gaya hidup mewah di linimasa Instagram pribadinya.

Aksi peretasan juga sempat menghebohkan jagat dunia maya setelah seorang hacker asal Korut mencoba membobol sistem informasi vaksin Covid-19 Pfizer milik Korea Selatan.

Tindakan itu diduga merupakan misi spionase tingkat tinggi dalam usaha mensabotase data kandungan Vaksin Pfizer milik Korsel yang dilakukan intelijen Korea Utara.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved