Breaking News:

Suriah Klaim Roket Israel Serang Daerah Sekitar Damaskus Selatan

Tentara Suriah mengklaim bahwa roket yang ditembakkan Israel menghantam bagian selatan Damaskus pada Minggu malam (28/2/2021).

Citra satelit © 2021 Maxar Technologies / AFP
Gambar satelit selebaran ini diambil dan dirilis oleh Maxar Technologies pada 26 Februari 2021 menunjukkan setelah (tengah) serangan udara AS baru-baru ini terhadap sekelompok kecil bangunan di sebuah penyeberangan tidak resmi di perbatasan Suriah-Irak dekat Alm-Qaim, Irak. Suriah dan Iran pada 26 Februari mengutuk serangan udara AS yang mematikan terhadap milisi yang didukung Iran dengan Damaskus menyebutnya sebagai "pertanda buruk" dari pemerintahan Biden yang baru dan Teheran mengatakan itu akan semakin mengguncang kawasan itu. Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan dua F-15E "Strike Eagles" menjatuhkan tujuh amunisi yang dipandu dengan presisi pada Kamis di fasilitas di Suriah timur yang digunakan oleh milisi yang diyakini berada di balik serentetan serangan roket terhadap pasukan AS di Irak. Terbaru, Suriah Klaim Roket Israel Serang Daerah Sekitar Damaskus Selatan 

TRIBUNNEWS.COM - Tentara Suriah mengklaim bahwa roket yang ditembakkan Israel menghantam bagian selatan Damaskus pada Minggu malam (28/2/2021).

Pernyataan yang dikeluarkan pihak tentara Suriah menerangkan bahwa serangan itu datang dari Dataran Tinggi Golan.

Sebagian besar rudal telah dijatuhkan dalam serangan kedua, dalam waktu kurang dari sebulan di pinggiran Ibu Kota.

Mengutip Al Jazeera, Juru bicara militer Israel menolak mengomentari laporan tersebut.

Israel mencapai target yang lebih luas dari biasanya sejak awal tahun, termasuk serangan besar terhadap benteng-benteng yang terkait dengan Iran di timur, dekat perbatasan Irak.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz pada Jumat (26/2/2021) mengatakan, Israel mengambil tindakan "hampir setiap minggu" untuk mencegah kubu Iran di Suriah.

Baca juga: AS Serang Suriah, Targetkan 2 Kelompok Milisi yang Didukung Iran

Baca juga: Presiden Joe Biden Perintahkan Gempur Kelompok Anti-ISIS di Suriah Timur

Gambar satelit selebaran ini diambil dan dirilis oleh Maxar Technologies pada 26 Februari 2021 menunjukkan setelah (atas, C) serangan udara AS baru-baru ini terhadap sekelompok kecil bangunan di sebuah penyeberangan tidak resmi di perbatasan Suriah-Irak dekat Alm-Qaim, Irak. Suriah dan Iran pada 26 Februari mengutuk serangan udara AS yang mematikan terhadap milisi yang didukung Iran dengan Damaskus menyebutnya sebagai
Gambar satelit selebaran ini diambil dan dirilis oleh Maxar Technologies pada 26 Februari 2021 menunjukkan setelah (atas, C) serangan udara AS baru-baru ini terhadap sekelompok kecil bangunan di sebuah penyeberangan tidak resmi di perbatasan Suriah-Irak dekat Alm-Qaim, Irak. Suriah dan Iran pada 26 Februari mengutuk serangan udara AS yang mematikan terhadap milisi yang didukung Iran dengan Damaskus menyebutnya sebagai "pertanda buruk" dari pemerintahan Biden yang baru dan Teheran mengatakan itu akan semakin mengguncang kawasan itu. Terbaru, Suriah Klaim Roket Israel Serang Daerah Sekitar Damaskus Selatan(CITRA SATELIT © 2021 MAXAR TECHNOLOGIES / AFP)

Narasumber intelijen regional menyebut, Pasukan Quds Iran dan milisi yang didukungnya memiliki kehadiran yang kuat di lingkungan Sayeda Zainab di Damaskus selatan di mana milisi memiliki banyak pangkalan bawah tanah.

Israel secara teratur menyerang apa yang dikatakannya sebagai target terkait Iran di Suriah dalam beberapa tahun terakhir.

Meningkatnya serangan semacam itu digambarkan narasumber intelijen Barat sebagai perang bayangan untuk mengurangi pengaruh Iran.

Kepala Staf Israel Letnan Jenderal Aviv Kochavi pada Desember mengatakan bahwa Israel telah mencapai lebih dari 500 target pada 2020.

Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad tidak pernah secara terbuka mengakui ada pasukan Iran yang beroperasi atas namanya dalam perang saudara Suriah, hanya Teheran telah mengirim penasihat militer.

Baca juga: Ketika Israel-Suriah Sepakat Bertukar Tawanan, Dua Gembala untuk 1 Wanita Israel

Baca juga: Israel Gempur Suriah, Rudal Meledak di Pinggiran Damaskus

Gambar satelit selebaran ini diambil dan dirilis oleh Maxar Technologies pada 26 Februari 2021 menunjukkan setelah (atas, C) serangan udara AS baru-baru ini terhadap sekelompok kecil bangunan di sebuah penyeberangan tidak resmi di perbatasan Suriah-Irak dekat Alm-Qaim, Irak. Suriah dan Iran pada 26 Februari mengutuk serangan udara AS yang mematikan terhadap milisi yang didukung Iran dengan Damaskus menyebutnya sebagai
Gambar satelit selebaran ini diambil dan dirilis oleh Maxar Technologies pada 26 Februari 2021 menunjukkan setelah (atas, C) serangan udara AS baru-baru ini terhadap sekelompok kecil bangunan di sebuah penyeberangan tidak resmi di perbatasan Suriah-Irak dekat Alm-Qaim, Irak. Suriah dan Iran pada 26 Februari mengutuk serangan udara AS yang mematikan terhadap milisi yang didukung Iran dengan Damaskus menyebutnya sebagai "pertanda buruk" dari pemerintahan Biden yang baru dan Teheran mengatakan itu akan semakin mengguncang kawasan itu. Terbaru, Suriah Klaim Roket Israel Serang Daerah Sekitar Damaskus Selatan (CITRA SATELIT © 2021 MAXAR TECHNOLOGIES / AFP)

Masuknya ribuan milisi Syiah, dari Afghanistan ke Lebanon, untuk berperang bersama al-Assad membantu penguasa otoriter itu bertahan dari pemberontakan bersenjata yang meluas, yang muncul dari tindakan keras terhadap protes pro-demokrasi pada 2011.

Narasumber intelijen Barat mengatakan serangan Israel tahun ini telah merusak kekuatan militer Iran yang luas di Suriah tanpa memicu peningkatan permusuhan yang signifikan.

"Iran telah membangun terowongan bawah tanah dan menyebarkan umpan untuk membantu mengurangi efek serangan berulang Israel terhadap infrastruktur militernya yang rumit di negara itu," kata pembelot militer Suriah.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved