Kamis, 28 Mei 2026

Penanganan Covid

Program Vaksinasi Covid-19, CDC Minta Pemerintah AS Prioritaskan Penyandang Disabilitas

CDC AS menyatakan pemerintah harus pertimbangkan & prioritaskan penyandang disabilitas atau penurunan kognitif, setelah pejabat tambah akses vaksin

Tayang:
Editor: Arif Fajar Nasucha
Luis ROBAYO / AFP
Seorang petugas kesehatan menyortir sampel darah untuk studi vaksinasi Covid-19 di Center for Pediatrics Infectology Studies (CEIP) di mana perusahaan farmasi Janssen, dari Johnson & Johnson, sedang mengembangkan studi fase 3 vaksin di Cali, Kolombia pada 26 November, 2020. 

Setelah pekerja perawatan kesehatan dan staf panti jompo hingga para penghuni, panel penasihat vaksin CDC telah merekomendasikan kelompok prioritas berikutnya.

Termasuk orang dewasa 65 tahun ke atas, pekerja esensial dan mereka yang berusia 16 hingga 64 tahun dengan kondisi medis yang menempatkan mereka pada risiko tinggi untuk kasus parah Covid-19.

Baca juga: CDC AS Rilis Panduan Baru: Masa Karantina Covid-19 Diperpendek Jadi 10 Hari

Baca juga: CDC China: Frozen Food yang Tercemar Virus Corona Dapat Menyebabkan Infeksi

Ilustrasi vaksinasi. Program Vaksinasi Covid-19, CDC Minta Pemerintah AS Prioritaskan Penyandang Disabilitas
Ilustrasi vaksinasi. Program Vaksinasi Covid-19, CDC Minta Pemerintah AS Prioritaskan Penyandang Disabilitas (freepik.com)

Banyak negara bagian sudah memvaksinasi mereka yang berusia 65 tahun ke atas.

Lebih sedikit negara bagian yang mulai memberikan vaksin pada pasien dengan kondisi berisiko tinggi.

Para relawan pendukung penyandang disabilitas mengatakan, pedoman yang diperbarui adalah jalan menuju arah yang benar.

Panduan penerapan mengatakan vaksin Johnson & Johnson yang lebih mudah digunakan mungkin paling cocok untuk populasi tertentu.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved