Breaking News:

Proyek Kerja Sama di Bandung dan Surabaya Jadi Contoh Saat Sidang PBB di Nairobi

Proyek yang dilaksanakan di Surabaya berkaitan dengan penataan wilayah Putat Jaya dan kesiapsiagaan menghadapi risiko gempa bumi.

Istimewa
Sidang Executive Board UN-Habitat yang berlangsung di Nairobi, Kenya, 7-8 April 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, NAIROBI - Proyek kolaborasi antara UN-Habitat dengan Pemerintah Inggris yang dilaksanakan antara lain di Bandung dan Surabaya dinilai sebagai contoh kolaborasi yang baik dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Hal ini mengemuka di tengah sidang Executive Board UN-Habitat yang berlangsung di Nairobi, Kenya, 7-8 April 2021.

Menanggapi hal ini, Dubes RI Nairobi, M Hery Saripudin menyambut antusias hal itu.

Terbukti proyek itu meningkatkan kemakmuran, mengatasi kemiskinan di perkotaan.

"Indonesia menyambut baik pelaksanaan Global Future Cities Program di Bandung dan Surabaya, semoga keberhasilan proyek ini dapat menjadi best practices di kota-kota lainya di Dunia," kata Dubes Hery dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

Proyek kolabirasi tersebut dilaksanakan dalam kerangka Global Future Cities Program.

Surabaya dan Bandung telah menjadi tuan rumah kerja sama teknik dengan UN-Habitat dalam tema yang berbeda.

Baca juga: Tembakan Meriam Kehormatan untuk Pangeran Philip Bergema di Seluruh Wilayah Inggris

Proyek yang dilaksanakan di Surabaya berkaitan dengan penataan wilayah Putat Jaya dan kesiapsiagaan menghadapi risiko gempa bumi.

Sementara itu proyek di Bandung berkaitan dengan penataan transportasi umum.

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved