Breaking News:

Penanganan Covid

Krisis Pandemi Covid di India Kian Mengerikan, Inggris hingga Turki Tawarkan Bantuan

RS di India kehabisan pasokan oksigen dan keluarga dibiarkan menangkut sendiri orang yang terpapar Covid dari rumah sakit ke rumah sakit.

Twitter @MEAIndia
Bantuan peralatan medis dari Inggris untuk India. India, dengan populasi 1,3 miliar, memiliki penghitungan resmi lebih dari 17,6 juta infeksi virus corona, meskipun para ahli kesehatan mengatakan angka tersebut mungkin berjalan lebih tinggi. 

"Situasi di India sangat memilukan," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan.

“WHO melakukan semua yang kami bisa, menyediakan peralatan dan pasokan penting.”

Tedros mengatakan badan kesehatan PBB antara lain mengirimkan "ribuan konsentrator oksigen, rumah sakit lapangan bergerak prefabrikasi dan persediaan laboratorium".

WHO juga mengatakan telah memindahkan lebih dari 2.600 ahli dari berbagai program, termasuk polio dan tuberkulosis, untuk bekerja dengan otoritas kesehatan India guna membantu menanggapi pandemi.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menghadiri konferensi pers tentang COVID-19 di kantor pusat WHO di Jenewa, Rabu (11/3/2020). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengumumkan, wabah virus corona dikategorikan sebagai pandemi.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menghadiri konferensi pers tentang COVID-19 di kantor pusat WHO di Jenewa, Rabu (11/3/2020). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengumumkan, wabah virus corona dikategorikan sebagai pandemi. (AFP/Fabrice COFFRINI)

Inggris

Pasokan pertama dari sembilan peti kemas maskapai penerbangan dari Inggris, termasuk ventilator dan konsentrator oksigen, direncanakan tiba di India Selasa pagi.

Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan, Inggris berjanji akan melakukan "semua yang bisa" untuk membantu.

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan Inggris akan menggunakan pesawat militer atau menyewa pesawat lain untuk mendapatkan pasokan ke India untuk membantu negara "pada saat mereka membutuhkan".

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace
Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace berjalan di sepanjang Downing Street di pusat kota London pada 3 Februari 2021.

Paket bantuan termasuk 495 konsentrator oksigen, 120 ventilator non-invasif, dan 20 ventilator manual dari kelebihan stok Inggris.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan Inggris akan memberikan dukungan semaksimal mungkin karena kedua negara adalah "teman dekat dan mitra yang semakin penting".

“Selain itu, kami membutuhkan kerja sama internasional seperti ini jika ingin melalui pandemi ini. Kami tidak akan aman sampai kami semua aman,” tambahnya.

Baca juga: Bantuan Internasional Tiba di India untuk Bantu Tangani Krisis Covid-19

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved