Hasil Survei Aun Consulting: 87,7 Persen Masyarakat Indonesia Menyukai Jepang
Survei dilakukan di 10 negara di dunia, seperti kesukaan mereka terhadap Jepang dan cara mengumpulkan informasi sebelum bepergian ke Jepang.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hasil survei Aun Consulting Inc antara 1 Maret sampai dengan 5 April 2021 menyimpulkan 87,7 persen masyarakat Indonesia menyukai Jepang dan sisanya tidak suka Jepang.
Survei dilakukan di 10 negara di dunia, seperti kesukaan mereka terhadap Jepang dan cara mengumpulkan informasi sebelum bepergian ke Jepang.
Menargetkan pria dan wanita berusia di atas 18 tahun di 10 negara yaitu Korea Selatan, China, Taiwan, Hong Kong, Thailand, Indonesia, India, Amerika Serikat, Australia, dan Inggris Raya.
Seperti yang diduga sebelumnya, negara yang paling benci terhadap Jepang adalah Korea (27,8 persen) dan China (21,8 persen).
Indonesia di peringkat ke-6 yang menyukai Jepang setelah Taiwan, Hong Kong, Australia, Amerika Serikat, dan Thailand.
Baca juga: Sejak Januari 2021 Jumlah Warga Jepang yang Terpapar Covid-19 Melebihi 6.000 Orang
Posisi Indonesia sama dengan hasil survei tahun 2020 di peringkat ke-6, paling suka Jepang.
Namun di tahun 2020 yang paling suka Jepang adalah masyarakat Australia, disusul Singapura, Amerika Serikat, Hong Kong dan Taiwan.
Apabila melihat persentase kebencian (tidak suka Jepang) tahun 2021 masyarakat Indonesia semakin banyak yang tidak suka Jepang. Yang semula (2020) hanya 8,7 persen menjadi 17,1 persen meningkat lebih dari dua kali lipat.
Alasan bagi yang menyukai Jepang adalah bahwa "ada empat musim" meningkat lebih dari 1 persen di Hong Kong, India, dan Indonesia dibandingkan dengan survei sebelumnya.
Di Thailand dan Indonesia, lebih dari 20 persen responden menjawab bahwa kotanya indah.
Secara keseluruhan, ada kecenderungan orang tertarik pada pemandangan tradisional Jepang seperti "makanan Jepang" dan "alam dan pemandangan".
Kemudian menyukai tentang "bahasa Jepang" adalah tingkat tanggapannya melebihi 20 persen di 7 dari 10 negara, dan tanggapan yang luar biasa adalah "sopan".
Di antaranya, Cina punya rasio tinggi 50 persen. Selain itu, "sopan" tinggi di Amerika Serikat dan Australia, dan "kebaikan" tinggi di 40 persen atau lebih di Korea Selatan.
Baca juga: Jepang akan Perpanjang Keadaan Darurat Selama Tiga Pekan hingga Akhir Mei 2021
Mengenai kesulitan bepergian ke Jepang, jawabannya, "Saya tidak bisa berkomunikasi dengan staf", "Biaya transportasi tinggi", "Pembayaran uang elektronik masih sedikit"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hasil-survei-aun-consulting-inc-jepang.jpg)