Breaking News:

Israel Serang Jalur Gaza

Kian Memanas! Israel Ledakkan Bom ke Rumah Pemimpin Hamas, Nasibnya Belum Diketahui

Pertempuran kian memanas, Israel meledakkan bom ke rumah pemimpin Hamas, nasib sang pemimpin belum diketahui.

MAJDI FATHI / NurPhoto / NurPhoto via AFP
Asap tebal membubung dari Menara Jala saat dihancurkan dalam serangan udara Israel di kota Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 15 Mei 2021. Angkatan udara Israel menargetkan Menara Jala 13 lantai yang menampung media Al-Jazeera yang berbasis di Qatar dan kantor berita Associated Press. 

TRIBUNNEWS.COM - Militer Israel mengklaim telah mengebom rumah pemimpin kelompok militan Palestina, Hamas dalam serangan udara di Jalur Gaza pada Minggu (16/5/2021).

Dalam sebuah video, militer Israel menggambarkan telah meledakkan bom yang menghantam rumah Yahya Al-Sinwar, pemimpin Hamas.

Akibat serangan udara tersebut, dua warga Palestina meninggal dunia pada Minggu pagi.

Lantas, seberapa parah pengeboman yang terjadi di rumah pemimpin Hamas?

Militer Israel mengatakan telah menyerang rumah Yahya Al-Sinwar dan saudaranya Muhammad Sinwar, yang disebut sebagai kepala logistik dan tenaga kerja untuk Hamas.

Kedua tempat tinggal itu, diprediksi sebagai tempat infrastruktur militer Hamas.

Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, di atas kota Ashkelon di Israel selatan, pada 11 Mei 2021. Israel dan Hamas saling tembak-menembak, dalam eskalasi dramatis antara musuh bebuyutan itu. dipicu oleh kerusuhan di titik nyala kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, di atas kota Ashkelon di Israel selatan, pada 11 Mei 2021. Israel dan Hamas saling tembak-menembak, dalam eskalasi dramatis antara musuh bebuyutan itu. dipicu oleh kerusuhan di titik nyala kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. (JACK GUEZ / AFP)

Sumber lokal mengonfirmasi kepada media, rumah pemimpin Hamas telah dibom.

Kendati demikian, belum ada laporan langsung tentang nasib kedua bersaudara itu.

Di sisi lain, pertempuran yang kian memanas ini membuat banyak warga Palestina terpaksa mengungsi untuk melindungi diri.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku telah berjanji untuk terus melakukan serangan roket.

Baca juga: Anggota Komisi I Apresiasi Langkah Pemerintah dalam Konflik Israel-Palestina

Halaman
1234
Penulis: Inza Maliana
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved