Breaking News:

Bentrokan di Yerusalem, Pemukim Yahudi Berusaha Usir Keluarga Palestina

Pemukim Yahudi berusaha mengusir keluarga Palestina di Yerusalem. Bentrokan terjadi hingga sebabkan 20 orang harus mendapatkan perawatan.

Ahmad GHARABLI / AFP
Kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021. -- Pemukim Yahudi berusaha mengusir keluarga Palestina di Yerusalem. Bentrokan terjadi hingga sebabkan 20 orang harus mendapatkan perawatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Warga Palestina dan pemukim Yahudi terlibat bentrokan di Yerusalem, kata para pejabat, Selasa (22/6/2021).

Dikutip dari Channel News Asia, warga Palestina dan pemukim Yahudi saling melempar batu, kursi, dan kembang api selama semalaman.

Para pejabat mengatakan, bentrokan itu terjadi saat pemukim Yahudi berusaha mengusir beberapa keluarga Palestina dari Yerusalem.

Layanan darurat Bulan Sabit Merah mengatakan, anggotanya merawat 20 warga Palestina yang menjadi korban bentrokan tersebut.

Dilaporkan, 16 orang menderita sakit akibat semprotan merica dan gas air mata, dan dua orang terluka oleh peluru berlapis karet.

Baca juga: Otoritas Palestina Batalkan Pertukaran Vaksin dengan Israel

Baca juga: Upaya Diplomasi Konflik Palestina-Israel, Kemlu RI Manfaatkan Teknologi Digital

Dua orang lainnya terluka, termasuk seorang pria tua yang dipukul di kepala, kata Bulan Sabit Merah.

Dikatakan Bulan Sabit Merah, pemukim Yahudi bahkan sempat melemparkan batu ke salah satu ambulansnya.

Pasukan Israel juga menyemprotkan air air sigung ke ambulans kedua milik layanan tersebut.

Diketahui, ledakan kekerasan tersebut adalah gesekan terbaru di Sheikh Jarrah, di mana sebelumnya terjadi kerusuhan selama berminggu-minggu di wilayah ini.

Yakni perang 11 hari Israel-Hamas bulan lalu yang turt menarik perhatian internasional.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved