Breaking News:

Jumlah Penduduk Jepang 126.226.568 Jiwa, Turun 0,7 Persen Dibandingkan Sensus 5 Tahun Lalu

Jumlah penduduk jepang berkurang sebanyak 868.000 dibandingkan dengan survei sebelumnya lima tahun lalu atau mengalami penurunan sebesar 0,7 persen.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang di Kasumigaseki. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Per 1 Oktober 2020 jumlah penduduk Jepang tercatat sebanyak 126.226.568 jiwa.

Jumlah ini diketahui berkurang sebanyak 868.000 dibandingkan dengan survei sebelumnya lima tahun lalu atau mengalami penurunan sebesar 0,7 persen.

"Ini merupakan penurunan setelah survei sebelumnya, di mana populasi menurun untuk pertama kalinya sejak survei dimulai pada tahun 1920, tetapi tingkat penurunannya menyusut sekitar 94.000," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (25/6/2021).

Terkait latar belakang penurunan tersebut, Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi mengatakan menganalisis dengan statistik lain, jumlah penurunan alami di mana jumlah kematian melebihi jumlah kelahiran meningkat lebih jauh dari waktu sebelumnya, tetapi jumlah orang asing yang tinggal di Jepang semakin banyak.

"Selain bertambahnya jumlah orang Jepang, diperkirakan banyak orang Jepang yang pulang dari luar negeri karena pengaruh virus corona," ujarnya.

Dilihat dari masing-masing prefektur, populasinya meningkat dari sebelumnya di 9 prefektur, dengan peningkatan terbesar di Tokyo sebesar 549.000, diikuti oleh Kanagawa sebesar 114.000 dan Saitama sebesar 80.000.

Di sisi lain, di 38 prefektur, jumlahnya menurun, dengan penurunan terbesar adalah 153.000 di Hokkaido, diikuti oleh 102.000 di Niigata dan 80.000 di Fukushima.

Menurut kotamadya, populasi menurun lebih dari 80 persen dari total, dan tingkat penurunan adalah 5 persen atau lebih di lebih dari setengah kotamadya.

Peningkatan populasi terbesar terjadi di 23 distrik di Tokyo dengan 472.000, diikuti oleh Fukuoka dengan 75.000 dan Kawasaki dengan 64.000.

Baca juga: JICA Jepang Terbitkan Manga Mengapa Cuci Tangan Penting Versi Bahasa Indonesia

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved