Minggu, 31 Agustus 2025

Tertangkap Kamera Peluk Ajudan, Menkes Inggris Matt Hancock Mengundurkan Diri

Hancock mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Sabtu kemarin, ia pun kembali meminta maaf karena melanggar aturan jarak sosial.

AFP
Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock (kiri), melihat telepon ajudannya Gina Coladangelo ketika mereka meninggalkan BBC di pusat kota London pada 6 Juni 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Menteri Kesehatan (Menkes) Inggris Matt Hancock baru saja mengundurkan diri, lantaran 'tertangkap' kamera CCTV sedang memeluk dan mencium seorang ajudannya pada pekan ini.

Hal tersebut jelas melanggar pedoman 'jarak sosialnya' sendiri selama pandemi virus corona (Covid-19) dan tentu saja sumpah pernikahannya.

Hancock mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Sabtu kemarin, ia pun kembali meminta maaf karena melanggar aturan jarak sosial.

Termasuk kepada keluarganya karena 'membuat mereka harus melewati hal ini'.

Baca juga: Inggris Bikin Aturan Baru, Netflix Cs Wajib Ikuti Regulasi Penyiaran Seperti Televisi

"Kami berutang kepada orang-orang yang telah berkorban begitu banyak selama pandemi Covid-19 ini, maaf mengecewakan mereka seperti yang telah saya lakukan dengan melanggar pedoman (protokol kesehatan)," bunyi pernyataan Hancock.

Sehari sebelumnya, media setempat The Sun menerbitkan gambar dari rekaman CCTV yang menunjukkan Hancock sedang memeluk dan mencium ajudannya, Gina Coladangelo, seorang pelobi yang juga telah menikah.

Tidak lama setelah pernyataan tertulisnya, Hancock kemudian memposting pesan video pada akun Twitter miliknya.

"Kami yang membuat aturan ini tentu harus mematuhinya, dan itulah mengapa saya harus mengundurkan diri," kata Hancock.

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (27/6/2021), Hancock telah meminta maaf pada hari Jumat lalu, karena melanggar pedoman jarak sosial yang ia terapkan.

Ia mengaku 'sangat menyesal' karena mengecewakan negara itu.

Baca juga: Foto Peluk Penasihat Beredar, Menteri Kesehatan Inggris Minta Maaf Langgar Pedoman Covid-19

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson telah menerima permintaan maafnya dan Downing Street menganggap 'masalah itu ditutup' pada hari itu.

Kendati demikian, seruan untuk dilakukannya pemecatan terhadap Hancock telah 'menjamur' di berbagai media termasuk media online.

Terutama terkait fakta bahwa Hancock pada tahun lalu mendukung pengunduran diri Ahli Epidemiologi sekaligus Penasihat pemerintah, Profesor Neil Ferguson.

Ia diketahui melanggar karantina hanya untuk bertemu dengan kekasihnya yang telah menikah.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan