Breaking News:

Amerika Serikat Lancarkan Serangan Udara di Suriah dan Irak, Targetkan Milisi yang Didukung Iran

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap milisi yang didukung Iran di Suriah dan Irak sebagai pembalasan atas serangan drone

ROSLYN WARD / US AIR FORCE / AFP
ILUSTRASI F-16. Dalam gambar yang dirilis oleh Angkatan Udara AS, F-16 Fighting Falcon diisi bahan bakar oleh KC-135 Stratotanker di atas area tanggung jawab Komando Pusat AS yang tidak dikenal pada tanggal 30 Desember 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap milisi yang didukung Iran di Suriah dan Irak sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak, Pentagon mengumumkan Minggu (27/6/2021) malam waktu setempat.

Dilansir USA Today, serangan itu menargetkan situs yang digunakan untuk meluncurkan serangan pesawat tak berawak atau drone terhadap personel dan fasilitas AS di Irak, kata sekretaris pers Pentagon John Kirby dalam sebuah pernyataan.

"Secara khusus, serangan AS menargetkan fasilitas operasional dan penyimpanan senjata di dua lokasi di Suriah dan satu lokasi di Irak, yang keduanya terletak dekat dengan perbatasan antara negara-negara itu," kata Kirby.

"Beberapa kelompok milisi yang didukung Iran, termasuk Kata'ib Hezbollah dan Kata'ib Sayyid al-Shuhada, menggunakan fasilitas ini."

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Terima Suntikan Vaksin Lokal COVIran Barekat

Baca juga: Partai Konservatif Ledek Pidato Biden yang Sebut Suriah Sebagai Libya

Pesawat tempur F-15 dan F-16 AS melakukan serangan udara, menargetkan tiga fasilitas yang telah digunakan untuk mengendalikan drone dan untuk logistik, menurut seorang pejabat Pertahanan.

Semua pilot kembali dengan selamat.

Belum diketahui apakah ada korban di lapangan di antara warga sipil atau militan, kata pejabat itu.

Komandan Angkatan Laut Jessica McNulty mengatakan Minggu malam bahwa milisi yang didukung Iran itu telah meluncurkan lima serangan drone terhadap fasilitas yang digunakan oleh AS dan pasukan sekutu di Irak sejak April.

Anggota milisi juga telah menembakkan roket.

Presiden Joe Biden pernah memerintahkan serangan balasan serupa pada Februari.

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021.
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021. (MANDEL NGAN / AFP)
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved