Breaking News:

Mulai Juli 2022 Jual Mobil Baru di Jepang Harus Dilengkapi EDR

Jika terjadi kecelakaan mobil, akan lebih mudah untuk memverifikasi secara akurat apakah penyebabnya adalah kesalahan mengemudi atau kerusakan mobil.

Richard Susilo
Gedung Kementerian Transportasi Jepang di Kasumigaseki Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mulai Juli 2022, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang mulai mempertimbangkan untuk mewajibkan kendaraan baru dilengkapi dengan "event data recorder (EDR)", perangkat yang mencatat secara rinci bagaimana akselerator dan rem kendaraan dioperasikan.

"Ketentuan yang relevan dari Undang-Undang Kendaraan Angkutan Jalan akan direvisi pada musim gugur ini juga," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (29/6/2021).

Jika terjadi kecelakaan mobil, akan lebih mudah untuk memverifikasi secara akurat apakah penyebabnya adalah kesalahan mengemudi atau kerusakan mobil.

Polisi Prefektur Fukuoka merilis video EDR mencatat seberapa keras pengemudi mobil menginjak pedal gas dan mengerem dalam satuan 1 detik atau kurang.

Selain mengetahui kecepatan lari dalam satuan 1 km/meter, juga disertakan data seperti apakah sabuk pengaman dipakai atau tidak.

Baca juga: Sayonara Telepon Umum Shinkansen Jepang, Mulai Besok Tak Beroperasi Lagi

"Ini berguna untuk memverifikasi dengan jelas situasi mengemudi sebelum kecelakaan," ujarnya.

Demikian pula mudah untuk mengidentifikasi apakah mobil yang kabur itu disebabkan oleh kesalahan mengemudi atau kerusakan mobil dari pabrik.

Untuk perekam penggerak yang merekam video dan audio, sulit untuk memverifikasi secara detail apakah pedal gas atau rem ditekan.

Dalam persidangan kecelakaan di mana sebuah mobil penumpang lepas kendali di Ikebukuro, Tokyo pada 19 April lalu dan dua ibu serta anak meninggal, belum diketahui apakah karena kesalahan mengemudi mantan direktur National Institute of Advanced Industrial atau sebab lainnya.

Iptek adalah isu besar, dan catatan EDR adalah bukti, telah diajukan sebagai RUU transportasi yang baru saat ini.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved