Breaking News:

Pesawat Charter yang Membawa Pulang WN Jepang dari Indonesia akan Dipindahkan ke Bandara Chubu

Akibat tambahan "beban" tersbeut, pekerjaan stasiun karantina di Narita semakin tinggi dan sibuk sehingga terjadi ketegangan.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pesawat ANA tiba di Narita 14 Juli 2021 membawa warga Jepang dari Indonesia. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pesawat charter yang membawa pulang warga negara Jepang dari Indonesia akan dipindahkan ke Bandara Chubu agar tak mengganggu operasional Olimpiade Paralimpiade.

"Mengenai warga negara Jepang yang kembali dari Indonesia yang baru saja mendarat di Bandara Narita, akan dipindahkan nantinya ke Bandara Chubu mengingat kesibukan yang semakin tinggi dengan kedatangan tim asing Olimpiade ke Jepang," papar sumber Tribunnews.com, Jumat (16/7/2021).

Akibat tambahan "beban" tersbeut, pekerjaan stasiun karantina di Narita semakin tinggi dan sibuk sehingga terjadi ketegangan.

"Penyesuaian sedang dilakukan untuk pindah ke Bandara Chubu di Prefektur Aichi," kata dia.

Di Indonesia, di mana penyebaran infeksi virus corona belum berhenti, beberapa perusahaan Jepang bergerak untuk memulangkan ekspatriat dan keluarga mereka ke Jepang, dan maskapai baik JAL maupun ANA berencana mengoperasikan penerbangan khusus.

Dengan kondisi tersebut, di Bandara Narita, jumlah atlet peserta Olimpiade Tokyo diperkirakan akan mencapai puncaknya pada awal pekan depan.

Baca juga: Bukan Evakuasi, Pemerintah Jepang Mengaku Bawa Pulang Warganya Untuk Program Vaksinasi

Menurut pihak yang bertanggungjawab, peningkatan jumlah imigran tersebut dapat memberikan tekanan pada pekerjaan stasiun karantina, yang bertanggung jawab atas tindakan perbatasan, dan mungkin ada kekurangan kamar di fasilitas akomodasi sekitar tempat para imigran menunggu.

Untuk alasan ini, ditemukan bahwa penyesuaian sedang dilakukan agar migran yang kembali dari Indonesia ke Bandara Narita pindah ke Bandara Chubu di Prefektur Aichi dengan pesawat sewaan domestik.

Setelah itu WN Jepang tersebut harus menunggu selama 10 hari di akomodasi di sekitar Bandara Chubu yang dijamin oleh negara.

Pada tanggal 16 Juli dan 17 Juli, penerbangan charter dari Bandara Narita ke Bandara Chubu akan dikoordinasikan.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved