Breaking News:

Pemda Tokyo Jepang Rampingkan 15 Rumah Sakit ke Lembaga Administrasi Independen Baru

Tokyo akan dapat merampingkan dan mengkonsolidasikan pekerjaan kantor, mengurangi biaya dengan bersama-sama membeli produk farmasi.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Bokutoh Hospital, salah satu rumah sakit milik Pemda Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Metropolitan Tokyo akan mengalihkan pengoperasian total 15 rumah sakit metropolitan dan rumah sakit perusahaan publik ke lembaga administrasi independen yang baru pada tahun fiskal 2022.

Sambil mengizinkan gubernur agar menginstruksikan untuk mengamankan tempat tidur dalam keadaan darurat seperti penyebaran penyakit baru atau infeksi coronavirus.

Kebijakan yang juga untuk mengirit biaya pengeluaran Pemda Tokyo.

"Pemerintah Metropolitan Tokyo akan beralih ke manajemen terpadu oleh Organisasi Rumah Sakit Metropolitan Tokyo, yang akan baru didirikan dalam tahun fiskal berikutnya untuk total 15 rumah sakit metropolitan dan rumah sakit perusahaan publik di mana peningkatan manajemen menjadi lebih berkualitas diharapkan nantinya," papar sumber Tribunnews.com, Jumat (24/9/2021).

Akibatnya, kota ini akan dapat merampingkan dan mengkonsolidasikan pekerjaan kantor, mengurangi biaya dengan bersama-sama membeli produk farmasi, dan secara stabil mengamankan dan melatih tenaga medis yang sangat memiliki spesialisasi.

Baca juga: 80 Persen Kematian Pasien Covid-19 di Tokyo Jepang karena Tidak Divaksinasi

Di sisi lain, mengingat situasi di mana sistem medis sementara dalam situasi kritis akibat penyebaran virus corona, kota akan mengamankan tempat tidur dan mengirimkan staf medis jika terjadi epidemi atau bencana penyakit menular.

Kebijakan yang akan dilakukan adalah untuk memungkinkan gubernur langsung memberikan instruksi.

Pemerintah Metropolitan Tokyo ingin memutuskan anggaran dasar perusahaan baru yang memasukkan otoritas tersebut melalui prosedur di Majelis Metropolitan Tokyo, yang akan dibuka pada Selasa (28/9/2021) pekan depan.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved