Breaking News:

Virus Corona

Prancis Gandakan Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara-negara Miskin Menjadi 120 Juta

Emmanuel Macron berjanji bahwa negaranya akan menggandakan jumlah dosis vaksin virus corona yang akan dikirimkan ke negara miskin menjadi 120 juta.

ABDULMONAM EASSA / POOL / AFP
Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer, berbicara di depan sebuah sekolah menengah di Conflans Saint-Honorine, 30 km barat laut Paris, pada 16 Oktober 2020, setelah seorang guru dipenggal oleh penyerang karena membawa karikatur Nabi Muhammad SAW. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji bahwa negaranya akan menggandakan jumlah dosis vaksin virus corona (Covid-19) yang akan dikirimkan ke negara-negara miskin menjadi 120 juta.

Pernyataan ini disampaikannya dalam video yang diputar selama konser Global Citizen di Paris, pada Sabtu (25/9/2021).

"Ketidakadilan yang terjadi di benua lain itu terlihat jelas, vaksinasi sangat terlambat, kami harus lebih cepat dan lebih kuat. Prancis berjanji untuk menggandakan jumlah dosis yang diberikan, kami akan menggandakan dari 60 juta menjadi 120 juta dosis yang ditawarkan," kata Macron.

Jumlah itu tentu melebihi dari dosis yang sejauh ini telah diberikan di Prancis.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Minggu (26/9/2021), pada hari Rabu lalu, Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa mereka akan menggandakan donasi dosis vaksinnya, sehingga total kontribusinya menjadi 1,1 miliar dosis.

Presiden AS Joe Biden menggambarkan pandemi sebagai 'krisis bagi semua sektor'.

"Kita membutuhkan negara-negara berpenghasilan tinggi lainnya untuk memenuhi ambisi mereka sendiri," kata Biden.

Baca juga: Biden dan Macron akan Bertemu Bulan Depan untuk Memperbaiki Hubungan AS dengan Prancis

Sementara itu, Uni Eropa (UE) telah berkomitmen untuk mendistribusikan 500 juta dosis.

Lalu Presiden China Xi Jinping pun tidak mau kalah.

Dalam pesan video yang disiarkan untuk agenda sidang umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada hari Selasa lalu, ia menjanjikan total dua miliar dosis pada akhir tahun ini.

Dia kembali mengulangi angka yang sebelumnya telah disampaikan oleh otoritas China.

Namun Xi Jinping tidak menjelaskan terkait berapa banyak dosis yang akan dijual dan berapa banyak yang disumbangkan.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved