Kesaksian Para Korban Pelecehan Seksual R Kelly, Dipukul hingga Dipaksa Aborsi

R Kelly dinyatakan bersalah atas tuduhan pemerasan dan perdagangan seks, Senin (27/9/2021). Berikut kesaksian korban.

ELLE
R Kelly dinyatakan bersalah atas tuduhan pemerasan dan perdagangan seks, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Penyanyi R&B, R Kelly dinyatakan bersalah atas tuduhan pemerasan dan perdagangan seks pada persidangan, Senin (27/9/2021).

Para korban R. Kelly hadir di ruang sidang di New York untuk memberikan rincian tentang pelecehan dan perlakuan buruk yang mereka terima.

Pria bernama lengkap Robert Sylvester Kelly ini bertanggung jawab atas berbagai tuduhan pelecehan seksual yang ia lakukan terhadap perempuan dan anak-anak.

Selain pelecehan seksual, Kelly juga melakukan tidak kejahatan pemerasan.

Baca juga: Penyanyi R&B, R Kelly Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Pelecehan Seksual dan Pemerasan

Baca juga: Olivia Nathania Buka Suara Soal Kasus Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Anak Nia Daniaty Kumpulkan Bukti

Kesaksian Korban

Saksi pertama, Jerhonda Johnson Pace, mengatakan bahwa R. Kelly melakukan hubungan intim dengannya saat dia masih di bawah umur.

Dikutip dari BBC, mereka berhubungan pada tahun 2009, di Chicago.

Pace juga bersaksi bahwa dia diharuskan meminta izin untuk menggunakan toilet.

Bahkan, ia pernah harus menunggu selama tiga hari untuk bisa pergi ke toilet.

Seorang saksi lain mengatakan bahwa selama lima tahun menjalin hubungan dengan Kelly, ia sering dilecehkan.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved