Breaking News:

Pencatatan Perkawinan Puteri Mako Keponakan Kaisar Jepang 26 Oktober 2021

Pencatatan perkawinan keponakan Kaisar Jepang Puteri Mako (29) dengan Kei Komuro (29) akan dilakukan 29 Oktober 2021.

Foto Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang (Kunaicho)
Kei Komuro (kiri) dan Puteri Mako (kanan) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Pencatatan perkawinan keponakan Kaisar Jepang Puteri Mako (29) dengan Kei Komuro (29) akan dilakukan 29 Oktober 2021.

Pengumuman resmi dibuat oleh ajudan utama dari keluarga Putera Mahkota Akashinomiya, dilakukan oleh Ryuji Kachi siang ini jam 14:00 waktu Jepang mengungkapkan pernikahan resmi Puteri Mako dengan Kei Komuro tanggal 26 Oktober 2021.

"Puteri Mako dan Kei Komura akan menikah. Secara resmi kedua pihak akan mencatatkan pernikahan tanggal 26 Oktober  mendatang di kantor pemerintah setempat," papar Ryuji Kachi siang ini (1/10/2021).

Pengumuman resmi hari ini sebagai salah satu proses untuk aplikasi visa kerja Komuro bekerja di Amerika Serikat dan akan diikuti pula oleh isterinya nanti Puteri Mako yang akan ikut ke Amerika Serikat mendampingi Komuro.

Kei Komuro (kiri) dan Puteri Mako (kanan)
Kei Komuro (kiri) dan Puteri Mako (kanan) (Foto Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang (Kunaicho))

Dokumen pernikahan tanggal 26 Oktober akan menjadi bukti juga keduanya sebagai suami-isteri dan diharapkan dapat memudahkan aplikasi visa ke Amerika Serikat oleh keduanya.

Baca juga: 26 Oktober 2021 Jadwal Pernikahan Keponakan Kaisar Jepang Putri Mako dan Kei Komuro

Di sisi lain,  Komuro kembali dari Amerika Serikat pada tanggal 27 September 2021  dan sedang dalam masa karantina  di rumahnya di Yokohama untuk tindakan pencegahan virus corona baru hingga tanggal 11 Oktober 2021.

Setelah itu barulah pertama kali akan bertemu Puteri Mako kembali setelah hampir 3 tahun berpisah.

Lalu 26 Oktober pagi mencatatkan pernikahan di kantor pemerintah Jepang dan siangnya melakukan jumpa pers sebagai "orang biasa" dan rencananya di tempat umum (bukan milik kekaisaran) sesuai permintaan ayahanda Puteri Mako.

Puteri Mako juga telah menolak lump sump, uang yang seharusnya dia terima untuk kehidupannya sebagai rakyat biasa setelah ke luar dari kekaisaran.

Hal itu untuk menjauhi citranya dari kesan membayar hutang ibu Komuro yang masih berhutang 4 juta yen dari mantan tunangan ibunya.

Saat ini, menurut Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang Jumat ini (1/10/2021) Puteri Mako sedang stres,mengalami PTSD (post-traumatic stress disorder) karena  banyak warga mengritik dan memfitnah Puteri Mako terlebih pasangannya Kei Komura lewat media sosial.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved