Breaking News:

Lakukan Tindakan Asusila kepada Siswi, Guru SD di Jepang Ditangkap Polisi

Guru itu memanggil siswinya ke ruang kelas kosong sepulang sekolah dan kemudian menguncinya, sehingga siswi tersebut tidak bisa keluar.

Foto Mainichi
Ilustrasi sekolah dasar di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Yoshiyuki Takahashi (29), seorang guru di Sekolah Dasar (SD) Itabashi yang tinggal di daerah Itabashi-ku ditangkap polisi, Senin (11/10/2021) karena dicurigai melakukan tindakan asusila secara paksa terhadap siswinya.

"Takahashi menahan seorang remaja yang merupakan siswa di kelas sekitar musim gugur tahun lalu dan melakukan tindakan asusila dan juga melakukan pemotretan terhadap siswa itu," ungkap sumber Tribunnews.com, Senin (11/10/2021).

Menurut penyidik, tersangka diduga melakukan perbuatan cabul dengan paksaan dan kurungan.

Guru itu memanggil siswinya ke ruang kelas kosong sepulang sekolah dan kemudian menguncinya, sehingga siswi tersebut tidak bisa keluar.

Sang guru lalu melakukan tindakan asusila.

Perbuatan dilakukannya antara pertengahan Oktober hingga awal Desember 2020.

Tersangka telah bekerja di SD ini sejak April 2019.

Baca juga: Kanopi Pesawat F2 Jepang Jatuh di Daerah Pegunungan Bagian Timur Kota Asakura

Dikatakan bahwa beberapa siswi telah mengalami pelecehan oleh guru tersebut.

Pada bulan Mei 2021, salah satu korban diberitahu oleh seorang guru laki-laki di jalan dekat rumahnya.

"Maukah kamu datang ke taman terdekat sepulang sekolah? Saya ingin meminta maaf atas kejadian sebelumnya," kata sang guru.

Guru itu mengakui perbuatannya dan kasus ini sedang diselidiki oleh Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved