Breaking News:

Tidak Sekolah di SD-SMP Jepang Tahun 2020 Meningkat 8,2% Menjadi 196.127 Orang

Jumlah anak yang tidak bersekolah pada tahun 2020 di SD dan SMP secara nasional meningkat 8,2% dari tahun sebelumnya menjadi 196.127, jumlah tertinggi

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MEXT) Jepang di Kasumigaseki Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Jumlah anak yang tidak bersekolah pada tahun 2020 di SD dan SMP secara nasional meningkat 8,2% dari tahun sebelumnya menjadi 196.127, jumlah tertinggi yang pernah ada.

Survei  perilaku bermasalah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Iptek dan survei penolakan sekolah diumumkan pada Rabu ini (13/10/2021).

Jumlah siswa SD, SMP, dan SMA yang lama tidak bersekolah karena "terhindar dari penularan" virus corona baru melebihi 30.000, dan jumlah kasus bunuh diri tertinggi adalah 415. Kementerian Pendidikan menganalisis bahwa "pandemi corona telah mengubah kehidupan anak-anak."

Survei dilakukan setiap tahun untuk SD, SMP, SMA dan SLB nasional, negeri dan swasta.

"Pembolosan" mengacu pada situasi di mana siswa tidak bersekolah selama lebih dari 30 hari dalam setahun, kecuali karena sakit, alasan keuangan, dan menghindari infeksi.

Jumlah siswa SD sebanyak 63.350 (naik 18,7% dari tahun sebelumnya), dan jumlah siswa SMP sebanyak 132.777 (naik 3,8% dari tahun sebelumnya), keduanya meningkat selama delapan tahun berturut-turut.

Karena penyebaran infeksi corona baru, sekolah-sekolah di seluruh tempat di Jepang telah ditutup sekaligus sejak Maret tahun lalu.

Banyak sekolah ditutup hingga Mei tahun yang sama, dan setelah itu, kehidupan sekolah berubah total karena pemendekan liburan musim panas, kunjungan sekolah, dan pembatalan pertemuan atletik.

Selain itu, "UU Pengamanan Kesempatan Pendidikan" diberlakukan pada tahun 2017, mengakui pentingnya kegiatan pembelajaran yang beragam dan tepat yang dilakukan di luar sekolah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved