Breaking News:

Prefektur Tottori Jepang Cari Sosok yang Punya Wajah Mirip dengan Orang-orang di Zaman Yayoi

Prefektur Tottori mulai merekrut orang-orang yang wajahnya persis seperti orang di Zaman Yayoi.

Editor: Dewi Agustina
Foto NHK
Wajah manusia di Zaman Yayoi (300 tahun sebelum masehi). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah kelompok penelitian seperti National Museum of Nature and Science melakukan analisis DNA rinci dari tulang manusia yang digali dengan otak yang tersisa di Kota Tottori. Hasilnya, wajah orang Yayoi dipulihkan untuk pertama kalinya.

Prefektur Tottori mulai merekrut orang-orang yang memiliki wajah persis seperti orang Zaman Yayoi dan ini menarik perhatian masyarakat Jepang.

Di situs Aoyagamiji di Kota Tottori, sejumlah besar tulang manusia dari periode Yayoi sekitar abad ke-2 digali, dan untuk pertama kalinya ditemukan di Jepang bahwa otak manusia pada waktu itu tersisa dari tiga tengkorak.

Kelompok penelitian seperti National Museum of Nature and Science telah mengambil sampel dari tulang manusia dan melakukan analisis DNA secara mendetail.

Berdasarkan informasi genetik yang diperoleh dari orang dengan pelestarian otak terbaik, wajah laki-laki Yayoi baru telah berhasil dibuat.

Menurutnya, ayah Yayoi ini berasal dari Jomon yang sudah lama berada di Kepulauan Jepang, dan ibunya keturunan kontinental, dan dia ditemukan kurus dan berambut tebal.

Baca juga: Daftar Pemilih Jepang Digandakan Ilegal, Walikota dan Ketua DPRD Mengundurkan Diri

Ketika model restorasi wajah dirilis di fasilitas lokal, ada serangkaian suara yang mengatakan bahwa itu mirip dengan orang di J League dan orang-orang yang dekat dengannya, dan tanggapannya sangat bagus.

Prefektur akan memilih 10 orang dari aplikasi dan mendaftarkan mereka sebagai "warga negara pertama" pada Mei tahun 2022.

Kemudian mereka akan diundang ke tur "Aoya Yayoi Grand Assembly" untuk memutuskan orang-orang yang mirip.

"Saya ingin banyak orang mengunjungi situs Aoyagamiji untuk memikirkan asal usul orang Jepang," kata Gubernur Hirai dari Prefektur Tottori.

Sementara itu Beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved