PM Fumio Kishida Naikkan Anggaran Penelitian Universitas di Jepang Menjadi 10 Triliun Yen

Ia menambahkan, untuk meningkatkan energi bagi keamanan ekonomi juga merupakan pilar penting dari strategi pertumbuhan. 

Richard Susilo
PM Jepang Fumio Kishida saat jumpa pers malam ini (10/11/2021) sebagai PM ke-101 Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - PM Jepang Fumio Kishida mengungkapkan adanya kenaikan anggaran untuk penelitian universitas di Jepang menjadi 10 triliun yen, yang sebelumnya hanya 4,5 triliun yen.

Hal ini disampaikannya dalam jumpa pers perdana kabinetnya jilid dua , Rabu (10/11/2021).

"Pertama-tama, kami akan menumbuhkan ekonomi. Bertujuan untuk menjadi negara sains dan teknologi, kami akan membentuk dana universitas 10 triliun yen dalam tahun ini. Pada kabinet yang lalu-lalu hanya sekitar 4,5 triliun yen," papar PM Kishida malam ini (10/11/2021).

Lalu, kata PM Kishida, pemerintahannya akan mengubah undang-undang untuk membangun tata kelola universitas baru.

"Mendukung pengembangan dan produksi vaksin dan penemuan baru di dalam negeri, obat  terapeutik dan sebagainya."

Baca juga: Kesepakatan Subsidi Bagi Anak di Jepang Sampai Dengan Usia 18 Tahun

Ia menambahkan, untuk meningkatkan energi bagi keamanan ekonomi juga merupakan pilar penting dari strategi pertumbuhan. 

"Kami akan membentuk dana untuk mendukung penelitian dan pengembangan di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan dan kuantum selama beberapa tahun. Kami juga mengembangkan teknologi penting mutakhir untuk memperkuat rantai pasokan dan memastikan keandalan infrastruktur inti."

Dalam strategi pertumbuhan, terutama berfokus pada konsep taman kota digital, PM Kishida akan mengambil kekuatan digital dan menciptakan pertumbuhan di era baru dari daerah pedesaan.

"Menuju realisasi ini, revitalisasi daerah menggunakan digital. Kami akan memperluas hibah untuk konversi dalam skala besar. Kami akan lebih berinvestasi di infrastruktur digital.”

PM Kishida juga menyatakan berani mereformasi peraturan yang menghambat penggunaan teknologi digital.

"Kami akan mengajukan RUU untuk memungkinkan layanan pengiriman otomatis dengan mengemudi otonom. Konsep Nasional Kota Pedesaan Digital akan didirikan besok. Diskusi akan diadakan di Konferensi Realisasi dan Komite Investigasi Administrasi Luar Biasa Digital, dan langkah-langkah konkret akan ditunjukkan setelah akhir tahun."

Baca juga: Satu Ekor Kepiting Jepang Terjual Seharga 5 Juta Yen

Selain itu PM Kishida  akan mendistribusikan hasil pertumbuhan sesegera mungkin.

"Kami akan meningkatkan sektor publik dan swasta dan mengambil tindakan nyata untuk menaikkan gaji setiap warga negara."

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved