Breaking News:

Truk Ringan EV untuk Industri Logistik Mulai Diperkenalkan di Jepang

Hino Motors meluncurkan truk EV 1-ton yang akan dijual musim panas tahun 2022 untuk pertama kalinya diperkenalkan, Senin (22/11/2021).

Editor: Dewi Agustina
Foto NHK
Truk ringan EV (electric vehicle) buatan Hino digunakan Yamato, Kuroneko, perusahaan jasa pengantaran terbesar di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ketika elektrifikasi kendaraan semakin cepat, gerakan untuk mengalihkan truk ringan ke EV (electric vehicle) atau kendaraan listrik menyebar di industri logistik, dan persaingan pengembangan di antara produsen semakin intensif.

Dari jumlah tersebut, Hino Motors meluncurkan truk EV 1-ton yang akan dijual musim panas tahun 2022 untuk pertama kalinya diperkenalkan, Senin (22/11/2021).

Dengan menggunakan EV, bagian bawah bodi mobil berkurang, dan ketinggian dari tanah ke lantai tempat bagasi penempatan barang menjadi 40 cm.

Tinggi tersebut merupakan setengah dari ketinggian konvensional, sehingga mudah untuk memuat dan membongkar bagasi.

Dengan sekali pengisian daya, dimungkinkan untuk melakukan perjalanan sekitar 100 km yang diperlukan untuk pengiriman ke rumah, dan Yamato Transport, telah memutuskan untuk mengirimkannya, akan menggunakannya dalam uji coba selama enam bulan ke depan.

Baca juga: PLTN Ikata Unit 3 Ehime Jepang Mulai Beroperasi Lagi Desember 2021

Kedua perusahaan bersama-sama akan memverifikasi masalah.

"Kendaraan listrik tidak banyak digunakan di bidang truk ringan, tetapi kebutuhan pasarnya tinggi. Dengan mengurangi jarak ke lantai, kami dapat berkontribusi untuk mengurangi kelelahan pengemudi," kata Kazuyuki Higashino, chief engineer Hino Motors.

Di industri logistik, ada gerakan yang berkembang untuk memperkenalkan EV, seperti Sagawa Express dan lainnya yang memutuskan untuk mengadopsi truk ringan EV yang diproduksi oleh pabrikan China.

Dalam keadaan ini, Isuzu Motors juga berencana untuk mulai menjual truk ringan EV tahun depan, dan seiring dengan percepatan elektrifikasi kendaraan, persaingan pengembangan masing-masing perusahaan semakin ketat.

Target udara bersih Jepang 2050 zero emisi pun akan dapat tercapai nantinya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved