Rabu, 15 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Bocoran Daftar Pejabat AS-Iran yang Bertemu di Pakistan Terungkap, Siap Akhiri Konflik?

Daftar pejabat AS dan Iran yang bertemu di Pakistan terungkap, negosiasi digelar di tengah ketegangan dan ancaman gagalnya gencatan.

Ringkasan Berita:
  • Pejabat tinggi AS dan Iran dijadwalkan bertemu di Islamabad akhir pekan ini.
  • Pertemuan membahas proposal damai di tengah gencatan senjata yang rapuh.
  • Ketidakpercayaan dan konflik regional menjadi hambatan utama negosiasi.

 

TRIBUNNEWS.COM - Daftar pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) dan Iran yang akan bertemu dalam perundingan di Islamabad, Pakistan, mulai terungkap di tengah upaya mengakhiri konflik yang masih berlangsung.

Pertemuan dijadwalkan berlangsung Sabtu (12/4/2026) waktu setempat, hanya beberapa hari setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata sementara selama dua pekan.

Al Jazeera melaporkan, Wakil Presiden AS JD Vance akan memimpin delegasi Washington, didampingi utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Sementara itu, delegasi Iran diperkirakan dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf bersama Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Pakistan Jadi Tuan Rumah di Tengah Ketegangan

Islamabad dipilih sebagai lokasi negosiasi setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengundang kedua pihak untuk melanjutkan pembicaraan damai.

Baca juga: Selat Hormuz Dipajaki, Iran Berpotensi Raup Puluhan Miliar Dolar dari Jalur Minyak Dunia

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa diskusi formal akan dimulai pada Sabtu pagi.

“Pembicaraan ini merupakan langkah menuju penyelesaian penuh konflik,” demikian pernyataan yang dikutip dari sumber diplomatik.

Keamanan di ibu kota Pakistan diperketat, dengan kawasan pemerintahan Zona Merah ditutup menjelang pertemuan.

Bahas Proposal 10 Poin dan Isu Nuklir

Dalam negosiasi ini, Iran membawa proposal damai 10 poin yang mencakup pengawasan Selat Hormuz hingga penarikan pasukan AS dari Timur Tengah.

Namun, Amerika Serikat belum secara resmi menyetujui usulan tersebut.

Gedung Putih justru menekankan tuntutan agar Iran menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya sebagai bagian dari kesepakatan.

Perbedaan posisi ini menjadi salah satu isu utama yang akan dibahas dalam perundingan.

Lembaga penyiaran milik pemerintah Iran merilis rincian 10 butir syarat gencatan senjata yang diajukan Teheran:

  1. Penghentian total perang di Irak, Lebanon, dan Yaman
  2. Penghentian perang terhadap Iran secara menyeluruh dan permanen tanpa batas waktu
  3. Pengakhiran seluruh konflik di kawasan secara menyeluruh
  4. Pembukaan kembali Selat Hormuz
  5. Pembentukan protokol dan persyaratan untuk menjamin kebebasan serta keamanan navigasi di Selat Hormuz
  6. Pembayaran penuh kompensasi biaya rekonstruksi kepada Iran
  7. Komitmen penuh untuk mencabut sanksi terhadap Iran
  8. Pembebasan dana dan aset Iran yang dibekukan dan ditahan oleh Amerika Serikat
  9. Komitmen penuh Iran untuk tidak mengupayakan kepemilikan senjata nuklir
  10. Gencatan senjata segera berlaku di seluruh lini begitu seluruh persyaratan di atas disetujui

Gencatan Senjata Rapuh, Lebanon Jadi Titik Panas

Gencatan senjata yang disepakati sebelumnya kini berada di bawah tekanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved