Jepang Inisiatifkan Investasi Masa Depan Buat Asean

Melalui kolaborasi dengan perusahaan lokal, Jepang dan masing-masing negara akan bersama-sama menciptakan masa depan kawasan sebagai mitra.

Editor: Eko Sutriyanto
istimewa
Menteri ekonomi industri dan perdagangan Jepang Koichi Hagiuda Senin ini dalam seminar online buat Asean 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Pemerintah Jepang lewat menteri ekonomi perdagangan dan industri Koichi Hagiuda Senin ini mengumumkan inisiatifnya buat masa depan investasi di Asean.

Acara online yang disponsori bersama oleh Komunitas Kebijakan Luar Negeri Indonesia (FPCI), Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), Komite Kerjasama Ekonomi dan Industri Jepang-ASEAN (AMEICC), dan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Perindustrian akan diselenggarakan pada Senin, 10 Januari 2022 ini.

Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Koichi Hagiuda mengumumkan "Asia Future  Investment Initiative" sebagai inisiatif baru untuk menunjukkan arah kerja sama ekonomi di Asia khususnya Asean dalam rangka pasca-corona.

Baca juga: Saat Korea, Jepang hingga Filipina Berharap Indonesia Cabut Larangan Ekspor Batu Bara

 "Bersama dengan Inisiatif Transisi Energi Asia (AETI) yang diumumkan pada Mei 2021, kami akan bekerja untuk berinvestasi di masa depan kawasan Asean melalui dua inisiatif berikut ini," papar Menteri Hagiuda.

Tinjauan Prakarsa Investasi Masa Depan Asia

Pertama, perubahan di kawasan ASEAN, seperti percepatan “inovasi” seperti kemajuan digitalisasi, dan munculnya pentingnya “keberlanjutan” di kota dan daerah termasuk berbagai isu seperti isu perubahan iklim dan infrastruktur transportasi yang mengiringi kemajuan urbanisasi, ungkapnya.

Kemudian, menghadapi situasi aktual masing-masing negara ASEAN dan akan memberikan solusi yang efektif dengan memanfaatkan inovasi sektor swasta dan ciptakan fondasi ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dengan perusahaan lokal, Jepang dan masing-masing negara akan bersama-sama menciptakan masa depan kawasan sebagai mitra.

"Berdasarkan ketiga prinsip tersebut, kami akan secara aktif mempromosikan investasi baru yang berorientasi masa depan (future investment)," tekannya lagi.

Jepang menurutnya akan meningkatkan daya tarik regional sebagai hub dalam rantai pasokan global.

Kemudian akan berusaha menciptakan inovasi yang meningkatkan keberlanjutan dan.berkontribusi untuk memecahkan masalah sosial

"Kami akan memperkuat investasi kami dalam rantai pasokan, konektivitas, inovasi digital, dan sumber daya manusia untuk mewujudkan citra masa depan bersama antara Jepang dan Asean," paparnya lebih lanjut.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved