Komite Verifikasi Pemerintah Jepang Ungkap Kasus Pemalsuan Data Statistik

Asisten kepala bagian yang bertanggung jawab pada 19 April segera menyadari masalah tersebut dan menghapus deskripsi tentang copy paste dari manual.

Editor: Dewi Agustina
Foto Jiji
Kazumine Terawaki, Ketua Komite Verifikasi (tengah), yang mengadakan konferensi pers tentang laporan masalah penipuan statistik di Chiyoda-ku, Tokyo, Jumat (14/12022). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Komite Verifikasi Pemerintah Jepang mengungkap kasus pemalsuan data statistik yang dilakukan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang.

"Penyebabnya ditunjukkan oleh para pejabat pemerintahan serta eksekutif perusahaan sebagai bagian dari penyalahgunaan bagian kesadaran untuk menghindari pengejaran tanggung jawab," ungkap Kazumine Terawaki, Ketua Komite Verifikasi, Sabtu (14/1/2022).

Ketika kepercayaan pada statistik pemerintah--yang dianggap sebagai "informasi yang membentuk dasar bangsa,"-- telah diguncang oleh serangkaian skandal, pemerintah telah meminta langkah-langkah drastis untuk mencegah terulangnya kasus pemalsuan dokumen pemerintahan.

Masalahnya ditemukan dalam "Statistik Dinamis Perintah Kerja Konstruksi", yang menunjukkan tren pesanan yang diterima oleh industri konstruksi.

Berdasarkan instruksi dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata, penanggung jawab prefektur menulis ulang (copy paste) kuesioner dari beberapa perusahaan.

Baca juga: Jepang Dihantam Tsunami akibat Letusan Gunung di Tonga, Warga Diminta Jauhi Pantai dan Muara Sungai

Dan sebagai hasilnya, angka setelah April 2013 dilebih-lebihkan dan dipalsukan.

Menurut laporan itu, asisten kepala bagian yang tiba di departemen yang bertanggung jawab pada 19 April segera menyadari masalah tersebut dan menghapus deskripsi tentang copy paste dari manual untuk prefektur.

Namun tidak ada instruksi yang diberikan untuk mengubah metode tersebut, dan penulisan ulang (copy paste) dilanjutkan setelahnya.

Pembantu kepala seksi mengimbau agar ada perbaikan. Namun rekan-rekan di sekitarnya tidak menganggap serius karena akan mengakibatkan beban kerja yang bertambah.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved