Jumat, 10 April 2026
Deutsche Welle

Memaknai Peringatan Holocaust dalam Situasi Saat Ini

Pada tahun 1942, para pemimpin Nazi bertemu di sebuah vila untuk merencanakan Holocaust. Dan 80 tahun setelah Konferensi Wannsee,…

"Jelas sejarah keluarga seseorang selalu bergema di latar belakang," tambahnya, tetapi seperti orang lain dalam konteks seperti itu, dia berhasil menjauhkan diri dari latar belakang itu untuk pekerjaannya. "Tapi tentu saja, penting juga bagi saya bahwa perspektif Yahudi dan pengalaman Yahudi dari masa lalu dan sekarang dibuat terlihat."

Bagi Hartmann, meskipun rumah besar Wannsee menampung para pelaku, tindakan mereka hanya dapat dipahami dengan mengingat perspektif para korban. "Tidak ada pelaku tanpa korban dan tentunya tidak ada korban tanpa pelaku,” tegasnya.

Bersamaan dengan pameran permanen pusat tersebut, House of the Wannsee Conference juga menawarkan lokakarya untuk bidang profesional tertentu, seperti petugas polisi atau staf rumah sakit, yang memungkinkan mereka untuk melihat pertanyaan, "Apa yang dilakukan kelompok profesional seperti saya saat itu; apa sikap mereka?" jelas Hartmann.

Mereka juga memeriksa bagaimana beberapa praktik era Nazi masih digunakan sampai sekarang, misalnya dalam bahasa administratif yang digunakan dalam protokol.

Teori konspirasi anti-vaksin terkait dengan antisemitisme

Peristiwa terkini juga menunjukkan bahwa ide-ide dari zaman itu masih mempengaruhi orang-orang sampai sekarang.

Tahun lalu, anggota gerakan anti-vaksin, yang dikenal di Jerman sebagai gerakan "Querdenker", menunjukkan kehadiran mereka dengan meninggalkan pamflet di museum dan menulis komentar di buku tamu pusat peringatan, membandingkan pembatasan COVID-19 saat ini dengan Nazi.

"Gerakan Querdenker didasarkan pada teori konspirasi, jadi tentu saja ada hubungan yang sangat erat dengan pemikiran antisemitisme," kata Hartmann.

"Dan tentu saja kami juga memiliki tugas, sebagai pusat peringatan, untuk memperjelasnya dan melakukan sesuatu."

Namun, bisakah pusat peringatan Holocaust seperti House of the Wannsee Conference melawan teori konspirasi dan partai sayap kanan seperti AfD?

"Pesannya tidak selalu tersampaikan, tetapi kita harus mencoba menjangkau orang-orang yang siap berbicara dengan kita," kata Hartmann. "Ini mungkin tidak berhasil melalui pendidikan sejarah, tetapi di sini juga kita dapat menunjukkan kontinuitas dalam kepercayaan, dengan memperjelas bahwa teori konspirasi adalah bagian yang sangat penting dari antisemitisme."

Meskipun upaya seperti itu secara realistis "hanyalah upaya", tetapi masih patut dicoba.

(ha/hp)

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved