Eropa-AS: Rusia Hadapi Konsekuensi Berat Jika Invasi Ukraina
Agresi Rusia terhadap Ukraina akan memiliki "konsekuensi yang berat," kata Kepala NATO usai pertemuan dengan sekutu Eropa dan AS.…
"Kami sangat dekat dengan Ukraina, dalam hal dukungan keuangan serta dukungan ekonomi," kata Baerbock kepada wartawan, termasuk Kepala Biro DW Brussels Alexandra von Nahmen.
Menteri Luar Negeri Denmark Jeppe Kofod mengatakan blok itu siap untuk memberikan Moskow sanksi "yang belum pernah terlihat sebelumnya" jika Rusia menyerang Ukraina.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney mengatakan Rusia bermaksud mengadakan latihan perang 240 kilometer di lepas pantai barat daya negaranya. Latihan perang akan terjadi baik di perairan internasional, tetapi juga di zona ekonomi eksklusif Irlandia.
"Kami tidak memiliki kekuatan untuk mencegah hal ini terjadi, tetapi tentu saja saya telah menjelaskan kepada duta besar Rusia di Irlandia bahwa kegiatan itu tidak diterima," kata Coveney.
UE janjikan bantuan baru untuk Ukraina
Selama pertemuan tersebut, Kepala Komisi Uni Eropa von der Leyen mengumumkan paket bantuan baru senilai €1,2 miliar untuk Ukraina.
"Paket ini akan membantu Ukraina sekarang untuk mengatasi kebutuhan pembiayaannya karena konflik," kata von der Leyen kepada wartawan di Brussels. Dia mendesak Parlemen Eropa untuk menyetujui bantuan itu "sesegera mungkin."
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berterima kasih kepada von der Leyen atas keputusan yang "tepat waktu".
"Ukraina yang kuat adalah kunci untuk keamanan Eropa," cuit Zelenskyy. Presiden Ukraina juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Dewan Eropa Charles Michel melalui panggilan telepon.
Pengumpulan lebih dari 100.000 tentara Rusia di dekat perbatasan Ukraina telah menimbulkan kekhawatiran Barat bahwa Moskow mungkin berencana untuk menyerang tetangganya, meskipun Rusia telah membantah niat tersebut.
Konsensus tentang sanksi sulit dicapai
Para menteri luar negeri UE membahas sanksi apa yang dapat dikenakan jika Rusia menyerang, tetapi konsensus di antara para anggotanya sejauh ini sulit dicapai.
Menggunakan impor minyak dan gas Eropa dari Rusia sebagai pengungkit tampaknya merupakan pilihan yang memungkinkan, tetapi pilihan yang sulit digunakan tanpa merugikan UE itu sendiri.
Sebuah proposal untuk memutuskan Rusia dari sistem pembayaran SWIFT global dilaporkan telah ditolak setelah beberapa negara, yang dipimpin oleh Jerman, menentang langkah tersebut.
Pada pertemuan itu, Blinken diharapkan melakukan "pertukaran informal" dengan para menteri UE di mana ia akan memberi pengarahan kepada mereka tentang pembicaraannya pada hari Jumat (28/01) dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.
Pembicaraan itu gagal menghasilkan terobosan besar, tetapi kesepakatan dicapai untuk terus berupaya meredakan ketegangan.
Bagaimana situasi di Ukraina?
Penumpukan pasukan militer Moskow di dekat perbatasan baratnya dengan Ukraina terjadi ketika Kremlin berusaha untuk mendorong serangkaian tuntutan yang dikatakan penting bagi keamanan Rusia.