Konflik Rusia Vs Ukraina
Sikap China dalam Perang Rusia vs Ukraina, Menteri Luar Negeri China Angkat Suara
Tak hanya negara adidaya seperti AS, perang Rusia vs Ukraina juga menjadi perhatian China.
Komentar Wenbin muncul sehari setelah China mulai mengevakuasi warganya dari Ukraina.
Tidak seperti warga negara dari banyak negara lain, warga negara China di Ukraina tidak menerima instruksi untuk meninggalkan negara itu sebelum invasi Rusia dimulai.
Sebelum serangan Rusia, para pejabat China menolak peringatan dari Amerika Serikat dan sekutunya bahwa langkah agresif dari Moskow sudah dekat.
Namun, China tampaknya mengubah arah minggu ini.
Sekitar 400 siswa yang berbasis di kota pelabuhan Laut Hitam Odessa, dan 200 lainnya dari ibu kota, Kyiv, meninggalkan negara itu pada hari Senin, menurut tabloid milik pemerintah Global Times, yang mengutip Kedutaan Besar China di Ukraina.
1.000 warga lainnya diperkirakan akan dievakuasi ke negara-negara tetangga pada Selasa.
Hari Ketujuh Perang
Perang Rusia vs Ukraina telah menginjak hari ketujuh.
Operasi militer terus dilangsungkan pasukan Rusia dalam invasinya ke Ukraina.
Pada Rabu (2/3/2022), Rusia mengklaim telah menguasai Kherson, kota pelabuhan di selatan negara.
Sementara, serangan roket menghantam gedung di Kharkiv menimbulkan 21 orang tewas dan 112 terluka.
Baca juga: Dilanda Perang, IMF Janji Bantu Perekonomian Ukraina
Ini rangkumannya berdasarkan kabar terbaru dari BBC.
1. Timur Laut Kharkiv
Pasukan terjun payung Rusia telah mendarat dan berjuang untuk menguasai kota, menurut militer Ukraina.
Ada laporan bahwa serangan roket telah menghantam gedung departemen kepolisian regional dan bagian dari Universitas Karazin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tembok-besar-china-jinshanling.jpg)