Konflik Rusia Vs Ukraina
4 Negara yang Dukung Rusia di Mosi Majelis Umum PBB, Termasuk Korea Utara dan Suriah
141 negara memilih mendukung mosi Majelis Umum PBB yang mengutuk invasi Rusia terhadap Ukraina, 5 negara termasuk Rusia menolak.
TRIBUNNEWS.COM - Korea Utara dan Suriah di bawah diktator Bashar al-Assad termasuk di antara 4 negara yang mendukung Rusia dalam pemungutan suara PBB ketika dunia mengutuk invasi ke Ukraina.
Rabu (2/3/2022), 141 negara memilih mendukung mosi Majelis Umum PBB yang mengutuk invasi Rusia terhadap Ukraina, iNews UK melaporkan.
Sementara hanya lima negara, yaitu Belarusia, Korea Utara, Eritrea, Suriah, dan tentu saja Rusia, yang menentangnya.
Mosi PBB tersebut "menyesalkan" terjadinya agresi oleh Federasi Rusia terhadap Ukraina.
PBB lantas menuntut Rusia untuk tanpa syarat menarik semua pasukan militernya dari wilayah Ukraina.
Baca juga: Rusia Serang Ukraina, Ini Daftar Negara yang Kemungkinan akan Berpihak kepada Vladimir Putin
Baca juga: 17 Negara yang Kirim Bantuan Militer untuk Ukraina: AS hingga Republik Ceko
Mosi itu juga mengutuk semua pelanggaran hukum humaniter internasional dan pelanggaran hak asasi manusia selama konflik.
Ada 35 negara yang abstain dalam masalah ini, termasuk China, Irak, India, dan Iran.
India dan China sebelumnya abstain pada mosi terpisah pada mosi Dewan Keamanan PBB.
India dilaporkan masih bergantung pada Rusia untuk peralatan militer.
Sementara Xi Jinping dari China enggan memutuskan hubungan dengan Vladimir Putin karena ia berusaha untuk menyaingi pengaruh Barat.
Meski begitu, mosi Majelis Umum PBB tidak lah mengikat secara hukum.
Artinya keputusan tersebut tidak akan berdampak besar pada Rusia.
Belarusia, sekutu dekat Rusia yang digunakan sebagai tempat invasi, juga dikritik karena keterlibatannya dalam invasi – di tengah laporan bahwa diktator Alexander Lukashenko telah mengirim pasukan ke negara itu.
Mengutip iNews UK, berikut daftar negara yang menolak, abstain serta mendukung mosi Majelis Umum PBB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pemungutan-suara-berlangsung-di-majelis-umum-perserikatan-bangsa-bangsa.jpg)