Senin, 8 Juni 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Jet Tempur yang Dijanjikan Uni Eropa kepada Ukraina Ternyata Tak akan Datang, Apa Penyebabnya?

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan, anggota Uni Eropa tidak akan mengirimkan jet tempur untuk perang di Ukraina.

Tayang:
Maxar via CNN
Kerusakan akibat Serangan Rusia di Ukraina 

Empat orang lagi tewas pada Rabu, kata pihak berwenang setempat.

Ia menambahkan kota itu masih di bawah kendali mereka.

7. Lebih dari 350 warga sipil Ukraina telah tewas dan lebih dari 2.000 terluka, menurut layanan darurat Ukraina.

Ratusan bangunan termasuk fasilitas transportasi, rumah sakit, taman kanak-kanak dan rumah telah hancur.

Baca juga: Ini Dampak Konflik Rusia-Ukraina Bagi Dunia Kemaritiman dan Pelaut Indonesia

Baca juga: Spotify Tutup Kantornya di Rusia, Bentuk Protes Atas Invasi di Ukraina

Pengungsi dari Ukraina berbaris untuk masuk ke Polandia melalui penyeberangan perbatasan di Medyka, di Polandia timur pada 28 Februari 2022
Pengungsi dari Ukraina berbaris untuk masuk ke Polandia melalui penyeberangan perbatasan di Medyka, di Polandia timur pada 28 Februari 2022 (WOJTEK RADWANSKI / AFP)

8. Ukraina mengklaim hampir 7.000 tentara Rusia tewas dalam enam hari pertama invasi Moskow.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan, 498 tentara Rusia tewas di Ukraina sejak awal invasi.

9. Majelis umum PBB sangat menyesalkan invasi Rusia ke Ukraina dan menyerukan penarikan segera pasukannya.

Pada Rabu (2/3/2022), 141 dari 193 negara anggota memberikan suara untuk resolusi tersebut, 35 abstain dan lima - Rusia, Belarus, Suriah, Korea Utara dan Eritrea - memberikan suara menentang.

10. Pembicaraan putaran kedua dilaporkan berlangsung pada Kamis (3/3/2022).

Seorang delegasi Rusia mengatakan gencatan senjata ada dalam agenda.

Namun Ukraina mengatakan, tuntutan Moskow tidak dapat diterima dan Rusia harus berhenti membom kota-kota Ukraina sebelum kemajuan dapat diharapkan.

11. Polisi di Polandia memperingatkan ada laporan palsu tentang kejahatan kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang yang melarikan diri dari Ukraina beredar di media sosial.

Kejadian ini mencuri perhatian setelah kaum nasionalis Polandia menyerang dan melecehkan kelompok-kelompok orang Afrika, Asia Selatan, dan Timur Tengah yang telah melintasi perbatasan.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved