Minggu, 31 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Sepekan Perang Rusia-Ukraina, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui 

Sejak Rusia menyerang Ukraina pada Kamis (24/2/2022), ratusan orang dilaporkan tewas. Simak update berikut ini.

Tayang:
AFP/SONNY TUMBELAKA
Sejumlah pengunjuk rasa melakukan aksi demonstrasi menentang invasi Rusia ke Ukraina, di depan Konsulat Ukraina, Kota Denpasar, Bali, Selasa (1/3/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - Invasi Rusia ke Ukraina sudah berlangsung sepekan.

Sejak Rusia menyerang Ukraina pada Kamis (24/2/2022), ratusan orang dilaporkan tewas.

Dikutip Guardian, berikut ini Tribunnews.com rangkum hal penting yang terjadi selama Konflik Rusia Vs Ukraina, Kamis (3/3/2022).

Baca juga: Bukan Ikut Perang Melawan Rusia, 2 Pria Ini Kepergok Mencuri di Rumah Warga Ukraina

Baca juga: Eksodus Terus Berlangsung, Satu Juta Pengungsi Telah Tinggalkan Ukraina

Jessie Boeckmann berjalan kaki meninggalkan Ukraina menuju Polandia sambil menggendong bayinya berusia 4 hari.
Jessie Boeckmann berjalan kaki meninggalkan Ukraina menuju Polandia sambil menggendong bayinya berusia 4 hari. (cnn.com)

1. Pengadilan pidana internasional (ICC) telah mengonfirmasi akan membuka penyelidikan terhadap kemungkinan kejahatan perang di Ukraina dan mulai mengumpulkan bukti.

Proses ICC dipercepat setelah 38 negara secara resmi merujuk laporan kekejaman di sana.

Ini tercatat sebagai rujukan terbesar yang pernah diterima pengadilan.

2. Rusia mengklaim telah merebut Kota Kherson yang strategis dan penting di Laut Hitam.

Intelijen Amerika Serikat (AS) dan pejabat Ukraina membantah klaim tersebut.

Dalam sebuah posting Facebook, Wali Kota Kherson, Igor Kolykhaiev, mengatakan, "ada tamu bersenjata di dewan kota."

"Kami tidak dalam posisi untuk menyebutnya demikian. Tampaknya bagi kami bahwa orang-orang Ukraina tentu saja mempertahankan kota itu," kata Sekretaris Pers Pentagon, John Kirby.

3. Kota pelabuhan Mariupol yang strategis dan penting di Laut Azov dilaporkan dikelilingi oleh pasukan Rusia.

“Kami bahkan tidak bisa mengevakuasi korban terluka dari jalanan, dari apartemen, karena penembakan tidak berhenti,” kata Wali Kotanya.

Baca juga: Viral Tentara Rusia Menangis Saat Telepon Ibunya di Kampung, Warga Ukraina Bujuk dan Sajikan Teh

Baca juga: 1 Juta Pengungsi Tinggalkan Ukraina, Isolasi Rusia Makin Dalam di Ukraina

Kerusakan akibat Serangan Rusia di Ukraina
Kerusakan akibat Serangan Rusia di Ukraina (Maxar via CNN)

4. Ibu kota Ukraina, Kyiv, mendapat serangan yang lebih berat ketika pasukan Rusia meningkatkan pertahanan dan menggerakkan pasukan lebih dekat ke ibu kota untuk mengepungnya.

5. Polisi di Moskow menahan dua wanita dan lima anak yangbmemegang poster di luar Kedutaan Ukraina yang mengatakan "Not War".

Polisi diduga mengancam akan melucuti hak asuh anak-anak perempuan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved