Konflik Rusia Vs Ukraina

Bilang Ingin Vladimir Putin Dibunuh, Senator AS Ini Dikecam Dubes Rusia hingga Gedung Putih

Senator AS dari Partai Republik, Lindsey Graham banjir kecaman setelah meminta seseorang di lingkaran dalam Presiden Vladimir Putin untuk membunuhnya.

AFP
Poster Presiden Rusia Vladimir Putin dijadikan latihan sasaran di sepanjang parit di garis depan dengan separatis yang didukung Rusia di dekat desa Zolote, di wilayah Lugansk, pada Jumat (21/1/2022). Inggris menuduh Moskow mendekati mantan politisi dan akan menempatkan pemimpin pro-Rusia di Ukraina. 

"Kecuali jika Anda ingin hidup dalam kegelapan selama sisa hidup Anda, terisolasi dari seluruh dunia dalam kemiskinan, dan hidup dalam kegelapan, Anda perlu melangkah maju," cuitnya.

Dalam konferensi pers Jumat (4/3/2022) lalu, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengutuk pernyataan Graham.

"Itu bukan posisi pemerintah Amerika Serikat dan tentu saja bukan pernyataan yang akan Anda dengar dari mulut siapa pun yang bekerja di pemerintahan ini," jawab Psaki.

Ketika ditanya apakah Presiden Joe Biden memiliki pandangan yang sama dengan Graham, Psaki kembali mengutuk gagasan itu.

Dia mengatakan Biden percaya ada solusi damai untuk invasi yang sedang berlangsung jika Putin memulainya.

Aktivis memprotes invasi Rusia ke Ukraina dan memegang tanda bertuliskan
Aktivis memprotes invasi Rusia ke Ukraina dan memegang tanda bertuliskan "Blokir Rusia Dari SWIFT" selama demonstrasi di Lafayette Square, di seberang Gedung Putih, di Washington, DC pada 25 Februari 2022 (MANDEL NGAN / AFP)

"Presiden yakin akan terus ada jalur diplomatik ke depan," kata Psaki.

Psaki mengatakan koridor kemanusiaan atau gencatan senjata akan menjadi langkah yang disambut baik oleh pemerintah AS jika Putin setuju.

"Tapi tidak, kami tidak menganjurkan untuk membunuh pemimpin negara asing atau perubahan rezim," lanjutnya.

"Itu bukan kebijakan Amerika Serikat."

Komentar kontroversial dari Graham juga membuat gusar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved