Mantan Putra Mahkota Kerajaan Yordania, Pangeran Hamzah bin Hussein Lepaskan Gelarnya
Saudara tiri Raja Yordania, Pangeran Hamzah bin Hussein secara terang-terangkan melepaskan gelar pangerannya.
TRIBUNNEWS.COM -Saudara tiri Raja Yordania, Pangeran Hamzah bin Hussein secara terang-terangkan melepaskan gelar pangerannya.
Pangeran Hamzah bin Hussein memposting pengumuman di akun Twitter resminya pada Minggu (3/4/2022).
Pangeran Hamzah mengaku menulis keputusan itu didorong oleh keyakinannya yang tidak dapat diganggu gugat dengan "pendekatan, kebijakan, dan metode institusi Yordania".
Dilansir Al Jazeera, keputusan Pangeran Hamzh dinilai sebagai babak akhir perselisihan Kerajaan Yordania yang tengah berlangsung.
Baca juga: Ambisi Yordania Mendorong Hak-Hak Perempuan dan Kesetaraan Gender
Baca juga: Yordania dan Rusia Kritik Pandora Papers
Dalam pesan video yang diterbitkan oleh BBC pada 3 April 2021, Pangeran Hamzah mengklaim telah ditempatkan di bawah tahanan rumah dan menuduh penguasa Yordania melakukan korupsi dan ketidakmampuan.
Setelah itu, Pangeran Hamzah berhenti mengritik Raja Abdullah II dan para elit penguasa secara langsung.
Tetapi, keretakan hubungan antara saudara tiri itu belum diperbaiki seperti yang disarankan Royal Hashemite Court di masa lalu.
Royal Hashemite Court tidak segera memberikan komentar.
Baca juga: Konflik Yordania, Raja Abdullah II Perintahkan Jaksa Penuntut Bebaskan 16 Orang yang Ditahan
Cabut gelar Putra Mahkota Yordania
Abdullah dan Hamzah adalah putra Raja Hussein, yang memerintah Yordania selama hampir setengah abad sebelum kematiannya pada tahun 1999.
Dikutip Reuters, Abdullah telah menunjuk Hamzah sebagai putra mahkota setelah penerusnya, tetapi melucuti gelarnya pada 2004.
Keputusan sepihak
Analis Amer Sabaileh menilai pengumuman Pangeran Hamzah menyalakan kembali keretakan kerajaan yang diyakini banyak orang di Yordania telah diselesaikan dengan permintaan maaf sang pangeran.
Sabaileh mencatat bahwa Pangeran Hamzah telah membuat keputusan secara sepihak dan mengumumkannya di akun Twitter pribadinya, daripada berkonsultasi dengan keluarga kerajaan.
Dia mencoba untuk kembali terlibat dengan narasi lama," kata Sabaileh tentang Hamzah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pangeran-yordania-hamzah-bin-hussein-2009.jpg)