Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Rusia Vs Ukraina

Jadi Jalur Evakuasi Warga, Stasiun Kereta Api di Ukraina Timur Dihantam 2 Roket Rusia

Pada Jumat (8/4/2022), Kota Kramatorsk di Donetsk menjadi sasaran dua roket pasukan Rusia

via BBC.com
Peta Donetsk dan Luhansk (Donbass) 

Alasan Mayat Baru Ditemukan

Pasukan Ukraina telah memerangi Rusia di sekitar Kyiv hingga akhirnya Ukraina melakukan perlawanan keras dan mulai merebut kembali kota-kota di luar Kyiv, termasuk Bucha, pada pekan lalu.

Hal inilah yang menjadi alasan mayat-mayat tersebut baru ditemukan.

Sang Wakil Wali Kota, Sapravskyi, juga membenarkan, pasukan Rusia baru menarik diri akhir pekan lalu dari Bucha.

Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Oleksiy Arestovych, mengatakan sejumlah warga sipil yang ditemukan tewas di jalan-jalan Kota Bucha tampak seperti adegan dari film horor.

Tubuh seorang pria, dengan pergelangan tangan terikat di belakang punggungnya, terletak di sebuah jalan di Bucha, barat laut ibukota Kyiv pada 2 April 2022. - Mayat setidaknya 20 pria berpakaian sipil ditemukan tergeletak di satu jalan pada 2 April 2022, setelah pasukan Ukraina merebut kembali kota Bucha dekat Kyiv dari pasukan Rusia, kata wartawan AFP. Pasukan Rusia menarik diri dari beberapa kota dekat Kyiv dalam beberapa hari terakhir setelah upaya Moskow untuk mengepung ibukota gagal, dengan Ukraina menyatakan bahwa Bucha telah
Tubuh seorang pria, dengan pergelangan tangan terikat di belakang punggungnya, terletak di sebuah jalan di Bucha, barat laut ibukota Kyiv pada 2 April 2022. - Mayat setidaknya 20 pria berpakaian sipil ditemukan tergeletak di satu jalan pada 2 April 2022, setelah pasukan Ukraina merebut kembali kota Bucha dekat Kyiv dari pasukan Rusia, kata wartawan AFP. (Photo by RONALDO SCHEMIDT / AFP) (AFP/RONALDO SCHEMIDT)

Ia menyebut beberapa orang ditembak di kepala dengan tangan mereka diikat, dan beberapa tubuh menunjukkan tanda-tanda penyiksaan, pemerkosaan, dan pembakaran.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengatakan beberapa warga sipil yang ditembak saling bergandengan tangan.

Ia juga mengatakan kepada surat kabar Jerman Bild bahwa apa yang terjadi di Bucha dan pinggiran kota Kyiv lainnya hanya dapat digambarkan sebagai genosida.

Pihak berwenang mengatakan, mereka mendokumentasikan bukti saat militer Ukraina merebut kembali wilayahnya dan menemukan indikasi pembunuhan gaya eksekusi untuk menambah tuntutan mereka kepada pejabat Rusia atas kejahatan perang.

Pemimpin Dunia Kecam Rusia

Para pemimpin dunia mengecam dugaan pembantaian yang dilakukan pasukan Rusia terhadap penduduk Bucha.

Bahkan, Presiden AS Joe Biden menuntut pengadilan kejahatan perang terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.

Biden juga menyerukan agar Putin diadili karena Kremlin menolak tuduhan tersebut.

Biden pun tak segan kembali menyebut Putin sebagai penjahat perang saat melakukan konferensi pers pada Senin (4/5/2022).

"Apa yang terjadi di Bucha keterlaluan dan semua orang melihatnya," kata Biden.

Biden juga menambahkan bahwa dia akan meminta lebih banyak sanksi terhadap Rusia.

Baca juga: Rusia Sebut AS Sengaja Buat Rekaman Pembantaian Massal di Bucha

Selain Biden, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau juga mengungkapkan kemarahannya atas temuan pembantaian di Bucha.

"Kami sangat mengutuk pembunuhan warga sipil di Ukraina, tetap berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban rezim Rusia, dan akan terus melakukan segala yang kami bisa untuk mendukung rakyat Ukraina," ungkap Trudeau dalam Twitter-nya pada hari Minggu (3/4/2022).

"Mereka yang bertanggung jawab atas serangan mengerikan dan mengerikan ini akan dibawa ke pengadilan," tambahnya.

(Tribunnews.com/Chrysnha,Maliana)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan