Minggu, 31 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Tegas, Zelensky Hanya Mau Bertemu Putin untuk Mengakhiri Perang

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan hanya ingin bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bernegosiasi terkait perang.

Tayang:
Penulis: Ika Nur Cahyani
Kolase Tribunnews Business Insider/AFP Handout dan AFP/SERGEI SUPINSKY
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. 

Zelensky memperkirakan bahwa antara 50 hingga 100 orang Ukraina bisa mati setiap hari di Donbas.

Krisis Ukraina adalah Masalah Global

Presiden AS, Joe Biden, mengatakan bahwa krisis di Ukraina adalah masalah global yang meningkatkan pentingnya menjaga ketertiban internasional, integritas teritorial, dan kedaulatan.

Komentar Biden ini disampaikan dalam pembukaan pertemuan para pemimpin Indo-Pasifik kelompok 'Quad' di Tokyo, Selasa (24/5/2022).

"Ini lebih dari sekadar masalah Eropa. Ini masalah global," kata Biden tentang situasi Ukraina pada pertemuan Amerika Serikat dengan Jepang, India, dan Australia.

Dilansir Reuters, Biden menekankan Washington akan mendukung sekutunya dan mendorong kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

"Hukum internasional, hak asasi manusia harus selalu dipertahankan di mana pun mereka dilanggar di dunia," katanya.

Presiden AS Joe Biden mengatakan akan mengerahkan militer AS apabila Taiwan diserang oleh China.
Presiden AS Joe Biden mengatakan akan mengerahkan militer AS apabila Taiwan diserang oleh China. (NTV)

Baca juga: Presiden AS Joe Biden di Jepang: Jika Taiwan Diserang, AS akan Kerahkan Militer

Baca juga: Prediksi Eks Kepala MI6 Inggris soal Kepemimpinan Putin, Disebut akan Lengser pada 2023

Dalam postingan video di Twitter, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Putin ingin menghapus identitas Ukraina.

"Bagian dari perang Putin adalah upaya untuk menghapus identitas Ukraina," kata Blinken.

Bicara kepada Institut Ukraina untuk Amerika, Blinken menyebut identitas Ukraina "dimanifestasikan dengan kuat melalui budayanya".

"Dan semangat budaya itu, kekuatan identitas itu, memperjelas bahwa di sana lagi, perang Presiden Putin tidak akan berhasil," katanya dalam video.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved