Senin, 11 Mei 2026

Peningkatan Pengunjung Sungai Aare Diharapkan Beri Dampak Positif pada Pencarian Eril

Peningkatan pengunjung Sungai Aare di Kota Bern, Swiss, diharapkan mampu memberi dampak positif dalam pencarian putra Ridwan Kamil, Eril.

Tayang:
Editor: Miftah
Instagram
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama istri dan putrinya di pinggir Sungai Aare di Bern, Swiss. 

TRIBUNNEWS.COM - Peningkatan jumlah pengunjung Sungai Aare di Kota Bern, Swiss, diharapkan mampu memberi dampak positif dalam pencarian putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz.

Kedutaan Besar Republik indonesia (KBRI) Bern mengungkapkan, Swiss kini sudah mulai memasuki musim panas.

Sehingga, pengunjung dan aktivitas Sungai Bern diharapkan meningkat.

"Pihak Kepolisian Bern optimis bahwa naiknya temperatur pada musim panas akan berimplikasi pada penambahan debit air dan intensitas aktivitas pengunjung di sepanjang sungai Aare."

"Peningkatan dinamika di sungai Aare ini diharapkan akan berkontribusi positif dalam proses pencarian," tulis keterangan KBRI Bern, Sabtu (4/6/2022) kemarin, dikutip dari kemlu.go.id.

Sejumlah karangan bunga ucapan dukacita berjajar di depan pagar Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/6/2022). Karangan bunga tersebut sebagai ucapan dukacita atas wafatnya anak pertama Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang tenggelam di Sungai Aare, Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah karangan bunga ucapan dukacita berjajar di depan pagar Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/6/2022). Karangan bunga tersebut sebagai ucapan dukacita atas wafatnya anak pertama Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang tenggelam di Sungai Aare, Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Baca juga: Foto Terakhir Atalia dan Eril Sebelum Insiden Hilang di Sungai Aare Swiss

KBRI Bern juga menyebut proses pencarian Eril terus dilanjutkan dalam koordinasi Polisi Maritim Bern.

Dari keterangan polisi, hingga Sabtu kemarin pencarian telah mencakup 29 KM wilayah Sungai Aare.

Sementara saat ini cuaca di Bern diperkirakan akan diliputi hujan dan badai terutama di daerah pegunungan.

Sehingga debit air sungai Aare akan terus meningkat.

Lebih lanjut, KBRI Bern mengungkapkan metode pencarian yang terus dilakukan adalah dengan patroli perahu dan patroli darat.

"Sedangkan penggunaan metode lainnya akan sangat bergantung pada jumlah debit air, tingkat kekeruhan air, dan cuaca di sepanjang area pencarian yang dapat berubah sewaktu-waktu," ungkap KBRI Bern.​

Baca juga: Kesaksian Ridwan Kamil atas Kiprah Eril Semasa Hidup: InsyaAllah Pergi dalam Panjang Umur

Belum Ramai Pengunjung saat Terjadi Insiden Eril

Diketahui, Eril dilaporkan hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis (26/5/2022).

Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Swiss, Amalinda Vika Puspa Kirana, menyebut saat-saat itu belum banyak warga atau pengunjung yang berenang di Sungai Aare.

Linda yang merupakan tour guide atau pemandu wisata di sana menyebut, suhu udara dan air di Sungai Aare masih dingin saat itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved