Konflik Rusia Vs Ukraina
UPDATE Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-152: Ukraina Klaim akan Rebut Kherson September Mendatang
Invasi Rusia ke Ukraina hari ke-152, Senin (25/7/2022), Ukraina memprediksi pihaknya akan merebut kembali Kherson pada September 2022 mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, dia akan berbicara tentang memperdalam kerja sama antara Rusia dan Liga Arab. .
Pada Minggu malam (24/7/2022), dia terbang ke Republik Demokratik Kongo.
Baca juga: Finlandia Jual Bitcoin Seharga 47 Juta Dolar AS, Hasilnya akan Disumbangkan ke Ukraina
Zelensky bersumpah akan terus menyerang pasukan Rusia
Volodymyr Zelensky bersumpah pasukan Ukraina akan terus melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menimbulkan sebanyak mungkin kerusakan pada pasukan Rusia dan tidak akan takut.
“Bahkan penjajah mengakui kami akan menang,” katanya dalam video pidato malamnya, Minggu (24/7/2022).
“Kami melakukan segalanya untuk menimbulkan kerusakan setinggi mungkin pada musuh. Kami akan merayakannya melawan segala rintangan. Karena orang Ukraina tidak akan takut.”
Presiden Jerman sebut invasi Rusia ke Ukraina sebagai perang melawan persatuan Eropa
Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier mengatakan perang Rusia melawan Ukraina juga merupakan "perang melawan persatuan Eropa".
“Kita tidak boleh membiarkan diri kita terpecah, kita tidak boleh membiarkan karya besar Eropa bersatu yang telah kita mulai dengan sangat menjanjikan dihancurkan,” katanya dalam pidato di kota Paderborn, Jerman barat.
“Perang ini bukan hanya tentang wilayah Ukraina, ini tentang fondasi bersama dari nilai-nilai kita dan tatanan perdamaian kita.”
Baca juga: Jurnalis Inggris Bicara Masuk Daftar Mirotvorets Ukraina Berarti Kematian
Hampir setengah juta anak Ukraina sekolah di Uni Eropa
Hampir setengah juta anak Ukraina bersekolah di Uni Eropa, menurut departemen migrasi dan urusan dalam negeri Komisi Eropa.
Sebanyak 492.647 anak Ukraina telah diintegrasikan ke dalam sistem sekolah nasional Uni Eropa, kata departemen itu.
Sekitar 18 personel medis tewas dan 900 fasilitas medis rusak sejak invasi Rusia ke Ukraina
Kementerian Kesehatan Ukraina mengatakan bahwa sedikitnya 18 personel medis tewas dan hampir 900 fasilitas medis rusak atau hancur akibat invasi Rusia ke Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pasukan-ukraina-novaya-kakhovka-sebuah-kota-di-wilayah-kherson-ukraina-rusia.jpg)