Rabu, 3 Juni 2026

Komentar Rusia soal Terpilihnya Liz Truss Sebagai Perdana Menteri Inggris

Pemerintah Rusia turut mengomentari terpilihnya Liz Truss sebagai Perdana Menteri baru Inggris yang menggantikan Boris Johnson.

Tayang:
Penulis: Milani Resti Dilanggi
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
AFP/ADRIAN DENNIS
Pemimpin Partai Konservatif yang baru dan Perdana Menteri terpilih Inggris Liz Truss memberi isyarat saat dia menyampaikan pidato di sebuah acara untuk mengumumkan pemenang kontes kepemimpinan Partai Konservatif di pusat kota London pada 5 September 2022.(Photo by Adrian DENNIS / AFP) - Pemerintah Rusia turut mengomentari terpilihnya Liz Truss sebagai Perdana Menteri baru Inggris yang menggantikan Boris Johnson. 

Setelah pengumuman kemenangannya itu, Liz Truss pun mengucapkan terimakasih kepada pendukungnya dan menyebut nama Boris Johnson sebagai temannya.

Pada pidatonya, ia berjanji akan memenuhi janjinya kepada para pendukung di tahun 2019 merancang rencana untuk memotong pajak. 

Tak hanya itu, ia juga berjanji untuk menumbuhkan ekonomi Inggris.

Liz Truss Aktif di Dunia Politik Sejak Remaja

Dikutip dari BBC, Liz Truss membuat penampilan poltik pertamanya saat dirinya berusia 19 tahun. 

Itu terjadi pada konferensi partai Demokrat Liberal tahun 1994.

Saat itu ia berbicara sebagai presiden gerakan mahasiswa Universitas Oxford partai itu.

Namun, sejak umur tujuh tahun ia sudah mulai bersinggungan dengan politik dan juga dengan jabatan perdana menteri. 

Saat itu ia memerankan Margaret Thatcher dalam sandiwara pemilu di sekolahnya.

Margaret Thatcher adalah perdana menteri Inggris perempuan pertama.

Bertahun-tahun kemudian, Liz Truss mengenang momen tersebut. 

Setelah 39 tahun kemudian, Liz Truss akhirnya benar-benar memiliki kesempatan untuk mengikuti jejak menjadi pemimpin Partai Konservatif dan Perdana Menteri Inggris

(Tribunnews.com/Milani Resti)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved