2000 Polisi Jepang Dikerahkan Untuk Amankan Upacara Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe

2000 polisi dikerahkan untuk mengamankan upacara pemakaman kenegaraan mantan PM Jepang Shinzo Abe di Budokan Tokyo seminggu mendatang (27/9/2022)

Foto NHK
Polisi dan anjing pelacak sudah mulai diterjunkan mulai Selasa ini (20/9/2022) untuk meningkatkan kewaspadaan penuh menjelang upacara pemakaman kenegaraan mantan PM Jepang Shinzo Abe 27 September mendatang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sedikitnya 2000 polisi dikerahkan untuk mengamankan upacara pemakaman kenegaraan mantan PM Jepang Shinzo Abe di Budokan Tokyo seminggu mendatang (27/9/2022).

"Selain memastikan keselamatan pejabat tinggi dari Jepang dan luar negeri, kami mengambil semua langkah yang mungkin untuk melindungi keselamatan orang-orang yang menggunakan fasilitas besar seperti Stasiun Tokyo, sambil bekerja sama dengan berbagai pihak fasilitas umum dan stasiun kereta api untuk melakukan pengamanan dan keamanan yang lebih baik," ungkap Atsushi Maeda, kepala Kantor Polisi Marunouchi, Tokyo.

Satu minggu mendatang adalah "pemakaman kenegaraan" mantan Perdana Menteri Abe, dan Departemen Kepolisian Metropolitan telah meningkatkan ke tingkat siaga di Tokyo dari tanggal 20 September ini dan memperkuat keamanan di tempat-tempat di mana banyak orang berkumpul.

Masih ada satu minggu lagi sampai pemakaman kenegaraan mantan Perdana Menteri Abe, yang akan diadakan di Nippon Budokan di Tokyo pada tanggal 27 September dan polisi meningkatkan keamanan, termasuk menggunakan anjing pelacak.

Di antara lokasi tersebut, di Stasiun Tokyo pada pagi hari tanggal 20 September, seorang petugas polisi berpatroli di loker koin dan platform stasiun untuk barang-barang mencurigakan dengan anjing pelacak yang dapat mendeteksi bahan peledak.

Menurut JR, ke depan, sebagai tindakan penanggulangan terorisme, akan dilakukan tindakan seperti penghentian sementara penggunaan loker koin.

Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo telah lebih memperkuat keamanan dengan meningkatkan jumlah petugas polisi dari biasanya di tempat-tempat yang disebut "sasaran lunak" di mana banyak orang berkumpul, seperti stasiun kereta api dan bandara, serta fasilitas penting seperti kedutaan besar di Tokyo

Markas Besar Keamanan Tinggi Departemen Kepolisian Metropolitan dalam siaga tinggi pada hari "pemakaman nasional".

Departemen Kepolisian Metropolitan secara bertahap akan meningkatkan tingkat siaga selama minggu depan, dan khususnya pada hari pemakaman nasional pada tanggal 27 bulan ini, Departemen Kepolisian Metropolitan akan mendirikan "markas keamanan tertinggi" yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Jepang.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved