Konflik Rusia Vs Ukraina

UPDATE Perang Rusia-Ukraina Hari ke-215: Protes Mobilisasi Militer Putin Terus Berlanjut

Ini rangkuman peristiwa hari ke-215 perang Rusia-Ukraina, Senin (26/9/2022). Protes terhadap mobilisasi militer dari Putin terus berlanjut.

OLGA MALTSEVA / AFP
Seorang prajurit Rusia berpatroli di daerah pemukiman yang hancur di kota Severodonetsk pada 12 Juli 2022, di tengah aksi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina. - Simak rangkaian peristiwa yang terjadi pada hari ke-215 perang Rusia dan Ukraina, Senin (26/9/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - Simak rangkuman peristiwa pada hari ke-215 perang Rusia dengan Ukraina hari ini, Senin (26/9/2022).

Hari ke-215 Invasi, AS memberikan peringatan kepada Rusia jika menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

Sementara itu, protes terhadap mobilisasi militer Putin terus berlanjut.

Zelensky bersumpah untuk membebaskan seluruh negara saat Rusia melanjutkan referendum wilayah-wilayah Ukraina.

Berikut selengkapnya rangkuman peristiwa yang terjadi di hari ke-215 invasi Rusia di Ukraina, seperti dikutip dari The Guardian:

Amerika Serikat akan bertindak tegas jika Rusia gunakan senjata nuklir di Ukraina

Baca juga: Perang Jalan Terus di Tengah Referendum Rusia Atas 4 Wilayah Ukraina yang Dikuasai

Amerika Serikat dan sekutunya akan bertindak tegas jika Rusia menggunakan senjata nuklir taktis di Ukraina.

Demikian dikatakan penasihat keamanan nasional AS.

Penasihat keamanan nasional AS menegaskan kembali tanggapan Gedung Putih Biden sebelumnya terhadap meningkatnya kekhawatiran bahwa ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin semakin berbahaya untuk direalisasikan.

“Kami telah berkomunikasi secara langsung, secara pribadi dan pada tingkat yang sangat tinggi kepada Kremlin bahwa setiap penggunaan senjata nuklir akan menghadapi konsekuensi bencana bagi Rusia, bahwa AS dan sekutu kami akan merespons dengan tegas, dan kami telah jelas dan spesifik tentang apa yang akan terjadi,” kata Jake Sullivan kepada CBS pada hari Minggu.

Protes terhadap perintah mobilisasi militer parsial Putin terus berlanjut

Protes terhadap perintah mobilisasi militer parsial Vladimir Putin tampaknya terus berlanjut di republik Rusia Dagestan.

Beredar video yang menunjukkan kebuntuan antara polisi dan masyarakat.

Rekaman video yang diunggah di media sosial menunjukkan polisi menangkap para demonstran yang memprotes perintah untuk merekrut 3 00.000 orang Rusia lagi menjadi tentara untuk upaya perang di Ukraina.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved