Konflik Rusia Vs Ukraina
Militer Inggris Terbangkan Paket Rudal Brimstone 2 ke Ukraina
Inggris mengirimkan bantuan rudal Brimstone 2 ke Ukraina menggunakan pesawat transport Royal Air Force ke lapangan terbang tujuan yang dirahasiakan.
Hulu ledaknya yang ganda efektif melawan tank modern daripada senjata serupa yang lebih tua seperti rudal AGM-65G Maverick.
Angkatan Udara Inggris memasang rudal ini di skuadron jet tempur Tornado sejak 2005. Modifikasi dilakukan agar rudal ini bisa dipasang di kapal perang, helicopter serang, UAV, dan peluncur darat.
Namun rudal ini bisa dipasang di jet tempur siluman Lockheed Martin F-35 Lightning II. Pengguna Brimstone antara lain Jerman, Qatar, dan Arab Saudi.
Peringatan Kremlin
Moskow telah berkali-kali memperingatkan ketika AS, Inggris, dan anggota NATO lainnya memasok persenjataan yang semakin canggih ke Ukraina, mereka hanya akan memperpanjang konflik.
Potensi konfrontasi langsung dengan Rusia pun akan semakin terbuka. Moskow mencirikan konflik Rusia-Ukraina sebagai "perang proxy" melawan AS dan NATO.
Presiden Putin menggambarkan Rusia sebagai bertempur melawan seluruh mesin militer barat menggunakan Ukraina sebagai medan laganya.
Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmitri Kuleba sebelumnya kepada media Prancis Le Parisien mengatakan telah menerima paket bantuan senjata yang dirahasiakan.
“Sebagian besar negara ketiga ini secara terbuka mengatakan mereka tidak memasok apa pun, tetapi semuanya terjadi di belakang layar,” kata Kuleba.
Ia tidak menyebutkan negara mana yang secara diam-diam mendukung Kiev selama konfliknya dengan Moskow.
Komentar Kuleba muncul di tengah meningkatnya laporan pendukung Ukraina, termasuk sejumlah negara NATO, mengalami kekurangan persenjataan karena dukungan terus-menerus mereka untuk Kiev.
Menurut sebuah artikel baru-baru ini oleh New York Times, hanya anggota NATO yang lebih besar, seperti Prancis, Jerman, Italia, dan Belanda, yang masih mampu meningkatkan pengiriman senjata ke Ukraina.
“Negara-negara kecil telah kehabisan potensi mereka,” kata seorang pejabat NATO kepada NYT seraya menambahkan setidaknya 20 dari 30 anggota blok itu sudah terkuras stok senjatanya.
Sejak awal konflik di Ukraina pada akhir Februari, AS dan sekutu Baratnya telah menghujani Kiev dengan miliaran dolar bantuan militer.
Moskow telah berulang kali memperingatkan barat agar tidak memompa Ukraina dengan persenjataan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rudal-brimstone-inggris.jpg)